Kenang Tewasnya Suporter, Bonek Gelar Doa

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/06/04/157520_laga-persebaya-vs-persija-rusuh_300_225.jpg

VIVAnews - Guna mengenang tewasnya Purwo Adi Utomo alias Tomi (18), suporter Persebaya, saat terjadi kerusuhan di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, komunitas suporter Surabaya berkumpul di Taman Apsari depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa malam ini, 5 Juni 2012.

Diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, ratusan suporter fanatik Persebaya menyampaikan kekecewaan mereka atas tindakan represif aparat kepolisian usai berlangsung laga antara Persebaya melawan Persija.

Di bawah bentangan spanduk "Mengecam Tindakan Represif Aparat" tepat di bawah Patung Gubernur Suryo, berbagai kecaman dilontarkan Bonekmania tentang tindakan polisi.

Dalam aksi malam ini, ratusan suporter berdoa. Selain spanduk, juga terpampang sejumlah foto yang menggambarkan tindakan keras polisi terhadap Bonek. Dipasang juga foto almarhum Purwo yang ditebari sinar lilin.

"Yang melakukan provokasi adalah petugas polisi, bukan Bonek. Untuk itu kita harus berani menyuarakan agar semua tahu dan mendengar," kata salah seorang yang berorasi.

"Ini malam renungan dan doa bersama untuk mengenang kematian saudara kita, Purwo Adi Utomo," kata Sekjen Komunitas Suporter Surabaya, Ita. "Kita mengecam tindakan arogan dan represif polisi yang mengakibatkan tewasnya Purwo."

"Bonek juga bagian dari masyarakat. Saat itu, saya melihat sendiri tindakan polisi yang arogan. Saat itu sejumlah suporter yang akan mengambil atau mencopot spanduk, dihadang dan dipukuli, ditendang membabi buta," kata Ita, yang mengaku kepalanya bocor dihajar polisi. (kd)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar