Kargo Minyak Indonesia Dibajak Lanun Somalia

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2008/09/19/54514_kapal_tanker_300_225.jpg

VIVAnews - Kapal kargo milik Yunani dilaporkan dibajak di perairan Oman, diduga oleh perompak Somalia. Kapal tersebut membawa kargo minyak asal Indonesia yang jumlahnya ratusan ribu barrel.

Diberitakan Reuters, kapal MT Smyrni berbendera Liberia itu dibajak pada Kamis, 10 Mei 2012, setelah transit di Laut Arab, Oman. Kapal tanker itu diketahui dimiliki oleh perusahaan Dynacom Tankers Management Ltd asal Yunani.

"Sekitar pukul 11.15 waktu setempat, kapal tanker yang dikelola oleh Dynacom Tanker Management Ltd dibajak saat transit di Laut Arab," ujar pernyataan perusahaan pemilik kapal.

Menurut laman Nok21.de kapal itu diserbu oleh dua pasukan perompak bersenjata di perairan dekat pulau Masirah, Oman. Pasca penyerangan tersebut, kontak antara pemilik dengan kapal langsung hilang. Belum ada laporan terbaru mengenai keadaan awak kapal.

Minyak Indonesia

Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina, Mochamad Harun, membenarkan peristiwa pembajakan itu. Dia mengatakan bahwa kapal tersebut tengah membawa minyak mentah sebanyak 950.000 barrel yang akan dikirim ke Indonesia.

"Memang bukan kapal kita, tapi kargo di dalamnya sebanyak 950.000 barrel punya kita. Rencananya minyak akan tiba di Balikpapan antara 24-26 Mei. Minyak di dalamnya jenis minyak mentah Azeri dari Azerbaijan," kata Harun.

Harun mengatakan, asuransinya tengah diurus oleh pihak Pertamina. Dia juga membantah bahwa dibajaknya kargo minyak Indonesia akan menyebabkan kelangkaan minyak di tanah air.

"Kita telah menyiapkan back up di kilang minyak. Semua sistem ada backupnya, pasokan minyak aman," kata Harun.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar