Garap BBG, ESDM Ucap Selamat Tinggal BBM

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/12/30/138070_kunjungan-menteri-esdm-jero-wacik-ke-depo-plumpang_300_225.jpg

VIVAnews - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik akan membuktikan bahwa program konversi bahan bakar minyak (BBM) menjadi bahan bakar gas (BBG) yang dicanangkan pemerintah tidak sekadar wacana.

Wacik menyatakan program konversi BBM ke BBG akan dimulai dan dipercepat. "Ada yang kritik pemerintah Omdo, omong doang. Di era sekarang saya akan buktikan tidak omong doang, kita do, kerjakan," katanya di Jakarta, Jumat 4 Mei 2012.

Wacik menjelaskan pada program konversi BBM akan ada tiga komponen yang akan dikerjakan Kementerian ESDM. Pertama adalah persiapan gas, dimana institusi ini telah mengalokasikan gas sebanyak 35,5 juta kaki kubik per hari di beberapa daerah.

Persiapan kedua, lanjutnya, mempersiapkan alat pengubah konsumsi BBM ke BBG atau converter kit. Pemerintah dalam waktu dekat akan mempersiapkan 14 ribu converter kit yang dipasok dari luar dan dalam negeri. Untuk fase pertama, kendaraan umum akan menerima alat pengubah konsumsi BBM ini secara gratis.

Persiapan ketiga adalah pembangunan stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG). Selain menambah ratusan SPBG di beberapa daerah, pemerintah telah meminta pengusaha swasta mulai bangun SBPG. "Ada keluhan dari pengusaha untuk membangun SPBG harus melalui 17 perizinan, saya minta dipermudah," paparnya.

Wacik menjelaskan lembaganya akan terus mendorong program konversi BBM menjadi BBG karena Indonesia kaya akan gas yang memiliki harga cukup murah. "BBM makin mahal dan makin langka, kita harus pindah ke gas dan goodbye BBM," jelasnya. (ren)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar