Korporasi AS Tak Berani Depak Morgan Stanley

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/05/22/155783_facebook_300_225.jpg

VIVAnews - Perusahaan-perusahaan teknologi informasi (TI) yang bermarkas di Silicon Valley, California, Amerika Serikat tampaknya belum akan membuang lembaga keuangan sekelas Morgan Stanley dalam daftar mereka.

Selama ini, dua perusahaan sekuritas dunia, Morgan Stanley dan Goldman Sach diketahui bersaing ketat dalam menangani IPO perusahaan-perusahaan yang bermarkas di Silicon Valley.

Perusahaan TI Negara Paman Sam itu tampaknya belum bisa menggunakan alasan kekacauan proses penawaran umum saham perdana (IPO) Facebook Inc untuk mendepak Morgan Stanley dari jajaran klub sekuritas ternama di Silicon Valley.

Apalagi, isu kekacauan IPO Facebook kini telah beralih dari penentuan valuasi yang tak normal menjadi kesalahan otoritas bursa saham Nasdaq.

Sepekan setelah kisruh Facebook, Morgan Stanley memang tengah mencoba bertahan dengan kekuatan kartu truf ini guna menghindari kemarahan investor serta tuntutan hukum. Padahal, isu mengenai pemangkasan target pendapatan Facebook yang hanya diketahui segelintir investor menjadi perdebatan publik.

"Itu masih akan menjadi kesempatan langka ketika seseorang yang memiliki kesempatan untuk memiliki mereka, membiarkan mereka keluar," kata Venture Capitalist dari NEA, Scott Sandell seperti dikutip laman Reuters, Jumat 25 Mei 2012.

Pada tahun lalu, Morgan Stanley tercatat sebagai perusahaan sekuritas yang paling banyak menangani IPO perusahaan TI AS. Data Reuters menunjukkan satu dari 37 aksi go public atau pelepasan saham ditangani oleh Morgan Stanley.

Bahkan, Morgan Stanley saat ini tengah menangani IPO dari Palo Alto Network dan Service Now yang tetap berjalan sesuai jadwal. "Saya masih menaruh apresiasi pada Morgan Stanley," kata Je Graham, CEO dari RGB Networks yang berencana menggelar IPO tahun depan.

Alasan lain, enggannya perusahaan TI mendepak Morgan Stanley adalah besarnya pengaruh perusahaan keuangan itu di antara jajaran investor kakap dunia. Morgan Stanley dinilai sangat sangat selektif dalam memiliki perusahaan yang bakal ditanganinya.

"Nama Goldman dan Morgan Stanley dalam cover prospektus Anda menunjukkan telah ada cap persetujuan," kata Tige Savage, venture Capitalist dari Revolution LLC. (asp)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar