Ketua KOI Temui Pengurus PSSI

Bookmark and Share
http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/03/1531389620X310.jpg
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, menyambangi kantor Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Kamis (3/5/2012), untuk membahas pertemuan PSSI dengan tim satuan tugas atau task force yang dibentuk AFC yang sudah digelar di Hotel Ritz Carlton, Bukit Bintang, Malaysia beberapa waktu lalu.

Rita mendatangi PSSI dengan didampingi dua pegawai KOI lainnya. Mantan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat tersebut disambut oleh Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, Wakil Ketum, Farid Rahman dan Sekretaris Jenderal PSSI, Tri Goestoro.

"Kami ke sini untuk mengganti kunjungan PSSI yang rencananya dilakukan hari Selasa kemarin. Tetapi, karena lain hal, kami tidak bisa menerima kunjungan itu. Maka, hari ini kami gantian yang mengunjungi PSSI," ujar Rita seusai melakukan pertemuan di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (3/5/2012).

Rita menjelaskan, dalam pertemuan yang dilaksanakan secara tertutup itu, dirinya membicarakan sejumlah masalah yang menghinggapi PSSI, termasuk soal rencana task force AFC yang saat ini sudah menjalankan tugasnya. Selain itu, KOI juga memberikan sejumlah saran dan rekomendasi yang harus dilakukan PSSI untuk mengatasi berbagai persoalan mengenai sepak bola nasional.

"Kami mendengarkan semua masalah yang terjadi. Pak Ketum (Djohar Arifin) juga sudah menerangkan beberapa masalah yang terjadi saat ini, misalnya soal task force, deadline tanggal 15 Juni dari FIFA dan sebagainya," kata Rita.

Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin mengaku senang menerima kunjungan tersebut. Menurutnya, kunjungan tersebut adalah salah satu bukti bahwa KOI peduli terhadap berbagai persoalan baik dualisme kompetisi maupun organisasi PSSI yang hingga kini belum menemukan titik terang.

"Ini sebuah kehormatan luar biasa. Intinya kita melaporkan sejumlah program-program PSSI, lalu penyelesaian task force. Kita juga meminta bimbingan dan nasihat dari Beliau untuk masalah yang ada saat ini. Intinya Beliau menyambut baik dengan langkah-langkah yang diambil PSSI," kata Djohar.

Sejauh ini, Satgas sudah memanggil kedua kubu yang bertikai yakni PSSI dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) terkait kekisruhan dalam sepak bola nasional. Dalam pertemuan itu, PSSI diwakilkan oleh Sekjen Tri Goestoro dan Wakil Ketua Umum Farid Rahman. Adapun kubu PSSI versi KPSI diwakili oleh Djoko Driyono dan Hinca Pandjaitan.

Rencananya, Satgas akan kembali memanggil kedua belah pihak yang bersangkutan dalam beberapa pekan ini. Tujuan akhir dari dibentuknya Satgas ini adalah untuk membantu PSSI menyelesaikan semua kemelut dalam persepakbolaan nasional sebelum 15 Juni 2012 sebagaimana telah ditetapkan oleh FIFA. Jika tidak, sanksi dari badan sepak bola dunia itu akan dijatuhkan untuk Indonesia.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar