Paket Wisata dengan Kereta Api Disukai Wisman

Bookmark and Share
http://assets.kompas.com/data/photo/2012/01/18/1759374620X310.jpg

JAKARTA, KOMPAS.com - Paket tur wisata dengan kereta api sudah lama "dijual" oleh Panorama Group. Terutama untuk turis-turis asing asal Belanda. Mereka melakukan perjalanan lewat darat dengan bus, yaitu bus White Horse yang merupakan salah satu anak perusahaan Panorama Group. Kemudian, para turis turun di Bandung untuk melanjutkan perjalanan ke Jogjakarta dengan kereta api.

"Panorama memberikan kontribusi besar untuk wisman (wisatawan mancanegara) di Jogjakarta. Dan, 60 persen tamu kami yang masuk ke Jogja itu lewat kereta api dari Bandung," kata Group CEO Panorama Group, Budi Tirtawisata, pada saat jumpa pers di Plaza Senayan Jakarta, Rabu (18/4/2012).

Jogjakarta sendiri, tutur Budi, menerima kunjungan wisman sekitar 200 ribu, sementara pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Jogjakarta mencapai 2 juta. Budi menjelaskan, saat ini bahkan paket tur dikembangkan dengan kembali naik kereta dari Jogjakarta ke Jombang, sebelum melanjutkan kembali dengan bus ke Batu, Malang. Ia mengakui para turis ini sangat senang naik kereta api.

Sementara itu, di tahun 2011, Budi mengakui telah mendatangkan sekitar 160 ribu sampai 170 ribu wisman ke Indonesia dari semua unit usaha yang ada di Panorama Group, terutama unit yang menangani inbound (kunjungan wisman ke Indonesia). "Kalau dari Panorama destination saja mencapai 110 ribu wisman," katanya.

Sebagian besar, lanjutnya, masih berasal dari pasar-pasar tradisional yang biasa dipegang pihaknya. Misalnya Belanda, Perancis, Kanada, Swiss, negara-negara ASEAN, dan lainnya. "Tiga puluh persen adalah turis Belanda," katanya.

Ia mengungkapkan destinasi wisata yang menjadi favorit para wisman tersebut masih seputar Bali. Lama tinggal di Bali, lanjutnya, rata-rata lama bisa mencapai 10-12 hari. Sayangnya, lanjut Budi, turis di Yogyakarta lama tinggal rata-rata tidak mencapai 2 hari. Pihaknya bertekad untuk meningkatkan lama tinggal wisman di Yogyakarta lebih dari 3 hari.

Empat puluh tahun lalu, Panorama Tour and Travel mengawali sejarah Panorama Group. Pendirinya, Adhi Tirtawisata mendirikan Panorama di garasi dan dibantu sekitar 3 karyawan.

Kini, Panorama berkembang menjadi Panorama Group, sebuah perusahaan terintergrasi di bidang pariwisata, transportasi, hospitality, serta bisnis-bisnis terkait. Dari hanya 3 karyawan, Panorama Group saat ini memiliki 3.500 karyawan di 100 kantor tersebar di seluruh Indonesia.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar