80 Orang Disiapkan Untuk Identifikasi Korban

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/05/10/154462_dvi-mabes-polri-periksa-keluarga-penumpang-sukhoi_300_225.jpg

VIVAnews- Rumah Sakit Bhayangkara Dr. Sutanto menyiagakan 80 orang untuk melakukan identifikasi korban jatuhnya pesawat Sukhoi SuperJet-100. Polisi menghimbau agar keluarga korban untuk memberikan data ante-mortem kepada tim dokter polisi.

Kepala Laboratorium Forensik RS Bhayangkara, Triroso Adi Waluyo menjelaskan Polisi telah menyiapkan 80 orang yang terdiri dari 8 dokter dan perawat untuk identifikasi korban.

"Tim forensik Universitas Indonesia juga diminta bantuan enam orang dan Departemen Kesehatan juga ada," katanya kepada VIVAnews, Jakarta, Kamis 10 Mei 2012.

Saat ini, tim dokter polisi sedang mengumpulkan ante-mortem korban agar dapat dicocokkan saat korban tiba.

Ia menghimbau kepada keluarga korban untuk membantu memberikan data ante-mortem kepada dokter polisi. Data-data ante mortem antara lain foto terbaru, sidik jari, data gigi, ciri-ciri fisik korban dan contoh DNA keluarga jika diperlukan.

"Bisa datang langsung ke posko ante mortem di RS Polri atau ke posko di Lanud Halim," paparnya.

Sedangkan bagi korban warga negara asing, lanjutnya, Tim dokpol mabes Polri akan langsung berhubungan dengan kedutaan besar negara-negara terkait untuk koordinasi ciri-ciri korban.

"Itu sesuai dengan prosedur Disaster Victim Identification (DVI) internasional," paparnya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar