Umat Buddha Ikuti Seremoni Waisak di Mendut

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/05/18/111276_perayaan-waisak_300_225.jpg
VIVAnews – Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di pelataran Candi Mendut untuk mengikuti seremoni Waisak. Seremoni tersebut mulai dilakukan tepat pukul 10.34 WIB, Minggu 6 Mei 2012.

Umat Buddha berkumpul di depan altar yang terletak di bagian sisi Candi Mendut. Selanjutnya, umat Buddha dari berbagai majelis melakukan puja bakti dengan membaca parita-parita suci. Masing-masing majelis melakukan pembacaan doa sekitar 10 menit.

Usai pembacaan doa, rangkaian prosesi perayaan Tri Suci Waisak dilanjutkan dengan tuntunan oleh Bhikkhu Wongsin Labhiko Mahathera. Tuntunan tersebut disampaikan menjelang meditasi Waisak.

Prosesi meditasi Waisak diawali dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Bhikkhu Wongsin Labhiko Mahathera. Usai gong dipukul, ribuan umat Buddha pun melakukan meditasi sekitar 10 menit.

Usai melaksanakan meditasi, Bhikku Tadisa Paramita Mahasthavira memberikan pencerahan sesuai tema Waisak tahun ini, ‘Meningkatkan Metta dan Karunia’ (cinta kasih dan welas asih).
Dalam renungannya, ia menyampaikan metta adalah cinta kasih yang memberikan kebahagiaan kepada mahluk lain, sedangkan karuna adalah welas asih yang dapat menyelamatkan umat.

Dia juga mengungkapkan, metta karuna mengalir dari kebenaran dan kearifan murni yang muncul dari nurani hati yang tulus, sementara cinta nafsu dibentuk oleh kesadaran relatif yang muncul berdasarkan naluri bersifat khayal, pamrih, dan melekat. (umi)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar