Umat Buddha Kirab Api Dharma Menuju Borobudur

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/05/06/153942_umat-buddha-melakukan-kirab-aapi-suci-dari-candi-mendut-ke-borobudur_300_225.jpgVIVAnews - Umat Buddha melakukan kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, magelang, Jawa Tengah, Minggu 6 Mei 2012, sebagai rangkaian prosesi Waisak. Mereka mengarak Api Dharma dan Air Suci.

Prosesi jalan kaki menuju Candi Borobudur tersebut dilakukan usai puja bakti dan detik-detik Waisak di Candi Mendut.

Prosesi kirab dipimpin oleh Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Hartati Murdaya. Sedangkan pelepasan prosesi kirab dilakukan oleh  Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo yang didampingi oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Didiek S Widodo dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Muhlim Asyrof.

Sementara itu barisan peserta prosesi terdiri dari  barisan pembawa bendera merah putih dan bendera Walubi. Diikuti kendaraaan hias yang membawa relik Sang Buddha, mobil yang membawa Api Dharma, dan Air Suci.

Barisan Bikhu dan Bikhuni yang mengenakan caping terlihat berjalan kaki sambil membaca doa puja bakti. Selain itu, terdapat barisan muda-mudi Umat Buddha yang mengenakan pakaian tradisional dari seluruh daerah di Indonesia.

Prosesi mengarak Api Dharma dan Air Suci tersebut mendapat perhatian dari masyarakat umum. Warga memenuhi jalan-jalan yang dilalui kirab ini.

Salah satu warga asal Yogyakarta, Neny mengaku rela datang ke prosesi Waisak di Candi Mendut dan Borobudur untuk mengetahui dari dekat jalannya prosesi perayaaan hari besar umat Budha tersebut.

"Saya penasaran dengan prosesi Waisak karena katanya sangat menarik. Oleh sebab itu, saya datang ke sini sejak pagi tadi," kata dia kepada VIVAnews.

Malam puncak

Malam puncak prosesi Waisak akan dilakukan malam ini di Candi Borobudur. Pelepasan lampion akan menandai penutupan seluruh prosesi perayaan Tri Suci Waisak 2556 BE/2012 di Candi Mendut dan Borobudur.

Jumlah lampion yang akan dilepaskan itu mencapai ribuan unit. bagi Umat Buddha, lampion memiliki arti penerangan hidup serta membawa berkah kebahagiaan, kesehatan dan rezeki yang melimpah.

Direncanakan penyalaan lampion akan dilakukan di panggung utama pada pelataran Candi Borobudur oleh Ketua Umum DPP Walubi, Hartati Murdaya pada sekitar pukul 20.45 WIB. (adi)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar