VIVAnews – Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di pelataran Candi Mendut untuk mengikuti seremoni Waisak. Seremoni tersebut mulai dilakukan tepat pukul 10.34 WIB, Minggu 6 Mei 2012. Umat Buddha berkumpul di depan altar yang terletak di bagian sisi Candi Mendut. Selanjutnya, umat Buddha dari berbagai majelis melakukan puja bakti dengan membaca parita-parita suci. Masing-masing majelis melakukan pembacaan doa sekitar 10 menit. Usai pembacaan doa, rangkaian prosesi perayaan Tri Suci Waisak dilanjutkan dengan tuntunan oleh Bhikkhu Wongsin Labhiko Mahathera. Tuntunan tersebut disampaikan menjelang meditasi Waisak. Prosesi meditasi Waisak diawali dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Bhikkhu Wongsin Labhiko Mahathera. Usai gong dipukul, ribuan umat Buddha pun melakukan meditasi sekitar 10 menit. Usai melaksanakan meditasi, Bhikku Tadisa Paramita Mahasthavira memberikan pencerahan sesuai tema Waisak tahun ini, ‘Meningkatkan Metta dan Karunia’ (cinta kasih dan welas asih). Dalam renungannya, ia menyampaikan metta adalah cinta kasih yang memberikan kebahagiaan kepada mahluk lain, sedangkan karuna adalah welas asih yang dapat menyelamatkan umat. Dia juga mengungkapkan, metta karuna mengalir dari kebenaran dan kearifan murni yang muncul dari nurani hati yang tulus, sementara cinta nafsu dibentuk oleh kesadaran relatif yang muncul berdasarkan naluri bersifat khayal, pamrih, dan melekat. (umi)

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/05/18/111272_perayaan-waisak_300_225.jpg 
VIVAnews - Peringatan hari raya Tri Suci Waisak yang dipusatkan di Candi Borobudur terbuka untuk umum. Masyarakat dan pengunjung diperbolehkan untuk melihat dari dekat prosesi perayaan hari raya umat Budha.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Purnomo Siswoprasetjo, menjelaskan, selama perayaan Waisak, Candi Borobudur tetap terbuka untuk umum.

"Tidak ada penutupan. Umat Budha tetap diberi tempat untuk ibadah, kemudian pengunjung dan masyarakat umum juga tetap bisa menikmati candi," kata dia saat berbincang dengan VIVAnews, Sabtu, 5 Mei 2012.

Purnomo menambahkan, meskipun diperbolehkan masuk ke kawasan candi tersebut, pada saat digelarnya puja bakti oleh umat Budha di jam tertentu, pengunjung dan masyarakat umum akan dipindahkan ke titik tertentu.

"Jadi, misalnya sisi barat dipakai untuk ibadah, maka pengunjungnya ditaruh di sisi timur candi supaya tidak mengganggu prosesi puja bakti," paparnya.

Prosesi perayaan Waisak di Candi Borobudur, dia menjelaskan, telah berlangsung sejak kemarin, Jumat 4 Mei 2012. Dan puncaknya akan digelar pada Minggu, 6 Mei, besok. "Semuanya terbuka untuk umum," katanya. (art)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar