VIVAnews - Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, optimistis partai akan memenangi Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Menurutnya, organisasi partai sudah bekerja sepanjang tahun sejak kepemimpinannya. Sehingga partai akan menuai hasilnya dengan meraih perolehan suara terbanyak secara nasional pada 2014 nanti. Saat melakukan panen raya padi dan berdialog dengan petani di Subang, Kamis, 12 April 2012, Aburizal mengatakan, "Langit memang masih biru. Tapi seperti kita lihat ini, padi sudah menguning, 2014 kita akan panen besar, Indonesia kuning semua." Dalam dialog itu, para petani yang merupakan gabungan kelompok tani se-Kabupaten Subang, menyatakan siap mendukung Aburizal sebagai calon presiden. "Kami mendukung Pak Ical (sapaan akrab Aburizal Bakrie) menjadi presiden, tapi kalau Bapak jadi presiden, jangan impor beras," ujar kepala kelompok tani. Menanggapi hal itu, Aburizal menyatakan siap. Tetapi, produksi beras nasional tentu harus ditingkatkan, sehingga tidak ada alasan bagi pemerintah untuk impor. Pemerintah, kata mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat itu, juga harus segera membenahi infrastruktur pedesaan dan pertanian. Atas alasan itu pulalah, Partai Golkar berkomitmen untuk mengalokasikan lebih banyak anggaran negara untuk pembangunan infrastruktur, terutama di pedesaan. Seperti yang terjadi di Subang dan Indramayu, menurut seorang ketua kelompok tani, hampir 70 persen sarana irigasi di daerah tersebut rusak. Akibatnya, produksi pertanian tidak maksimal karena kebutuhan air tidak tercukupi. Panen raya padi itu merupakan puncak rangkaian kegiatan Aburizal di Sumedang dan Subang, Jawa Barat, selama dua hari. Tak hanya dengan kelompok tani, Ical juga berdialog bersama petambak, nelayan, ketua Koperasi Unit Desa Mina dan para kepala desa. Turut mendampingi Aburizal pada kesempatan itu sejumlah petinggi Partai Golkar, di antaranya, Fuad Hasan Masyhur (Ketua DPP), Ade Komaruddin (Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI) dan Eldie Suwandi (anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI). Laporan M. Arief Hidayat

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/04/02/149749_aburizal-bakrie-bertemu-38-ketua-dpd-ii-partai-golkar-se-jawa-timur_300_225.jpg
VIVAnews - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham memberi keterangan tentang rencana Rapat Pimpinan Nasional Golkar yang dipercepat pelaksanaannya, dengan agenda penetapan calon presiden Partai Golkar. Menurut Idrus, percepatan Rapimnas ini adalah tuntutan dari dewan-dewan pimpinan daerah Partai Golkar.

"Menguat, meminta DPP untuk segera mengadakan Rapimnas yang dipercepat dalam rangka menetapkan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden," kata Idrus di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 10 April 2012. "Oleh karena itu, tuntutan DPD ini diperhatikan sungguh-sungguh, dalam waktu dekat akan diadakan rapat pleno."

Idrus menjelaskan DPP tidak akan mengambil langkah-langkah untuk membuka atau menutup peluang calon manapun. Di Golkar, masih kata Idrus, yang menentukan adalah mekanisme organisasi, dan dalam hal ini yang punya suara adalah daerah. "Aspirasi berkembang secara kuat. Ical mengatakan, ini tetap diserahkan pada sistem meskipun ketua umumnya dia. Dengan adanya desakan ini, kami merespons dengan baik," kata Idrus,

Sejauh ini, Idrus menyatakan belum ada keputusan resmi soal pencalonan Aburizal meski sudah ada rekomendasi dari DPD-DPD tingkat I Golkar. "Dia (Aburizal) bersedia, tapi daerah harus melakukan sosialisasi. Usulan DPD memperhatikan bahwa elektabilitas dia sedang meningkat," ujarnya.

Idrus menjelaskan Golkar yakin dengan jaringan dan kinerja mesin politiknya. "Kami melakukan pendekatan-pendekatan, kaderisasi. Ini selalu terstruktur. Beberapa hari lalu melepas 1.000 kader melakukan tugas-tugas di daerah," kata Idrus.

Ditanya wartawan soal pencalonan Aburizal dengan masalah Lumpur Sidoarjo, Idrus meyakini tidak ada masalah. "Persoalan Lapindo tidak ada masalah hukum. Ical sudah menjelaskan, bahkan akan menyelesaikannya," ujar Idrus.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar