Aburizal Bakrie Temui Demonstran

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/04/13/151016_kunjungan-ical-ke-subang_300_225.jpg
VIVAnews - Kehadiran tokoh nasional Aburizal Bakrie di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, disambut demonstrasi mahasiswa. Salah satu isu yang diusung adalah soal lumpur Sidoarjo.

Aburizal Bakrie menanggapi langsung demo mahasiswa tersebut dan mengajak mereka berdialog. Ical lalu menjelaskan tentang Lumpur Sidoarjo dan posisi PT Minarak Lapindo, perusahaan yang salah satu pemegang sahamnya adalah Grup Bakrie itu.

Ical menjelaskan masalah ini dua kali, yaitu pada saat Talk Show Ekonomi Kerakyatan "Pemberdayaan Usaha Kecil Pedesaan" di hadapan mahasiswa, dan dalam pertemuan khusus dengan para pendemonya. Di depan demonstran, Ical mengatakan sudah ada putusan dari Mahkamah Agung.

Meski demikian, Ical mengatakan keluarga besar Bakrie tetap membantu korban terdampak lumpur itu dengan membeli tanah dan rumah mereka. "Ini karena Ibu saya, yang baru saja meninggal, menyatakan pada kami anak-anaknya untuk membantu mereka. Salah atau benar, bantu mereka," ujar Ical, Selasa 1 Mei 2012.

Menurut Ical, pihaknya tetap membantu meski harga tanah dijual dengan nilai cukup tinggi. Bahkan rata-rata harganya 20 kali nilai jual objek pajak (NJOP). "Mereka juga direlokasi di perumahan yang kata Presiden SBY lebih bagus dari rumah kolonel," ujarnya.

Menurut Ical sampai saat ini pihaknya sudah mengeluarkan dana sekitar Rp9 triliun rupiah. Setiap bulan rata-rata Rp100miliar. Namun meski beritikad baik, tetap saja dia diserang dengan isu tersebut karena dia politisi.

"Jika Anda difitnah orang, maka dosa kita akan diambil orang itu. Ini kata Rasullullah," kata Aburizal Bakrie yang sudah menyerahkan segala urusan bisnis Grup Bakrie kepada adik dan anak-anaknya itu.

Ical juga mempersilakan para pendemo jika ingin berdiskusi lebih lanjut dengan dirinya. Dia juga memberikan kontak pada mereka jika ingin berdiskusi lebih lanjut.
Laporan Dian Widiyanarko

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar