Pemerintah Tawarkan Garap 8 Blok Gas Metana

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/09/13/122953_kegiatan-di-tambang-batu-bara-adaro-energy_300_225.jpg

VIVAnews - Pemerintah melalui Kementerian Enegi Sumber Daya Mineral menawarkan delapan wilayah kerja (WK) blok gas metana batu bara (coal bed metane/CBM). Lima WK ditawarkan melalui penawaran langsung, sedangkan tiga sisanya melalui lelang reguler.

Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Evita Legowo menjelaskan bahwa tiga WK yang ditawarkan antara lain GMB Air Ogan I Block dan GMB Air Ogan II Block di Sumatera Selatan, dengan masing-masing luas 770,8 kilometer persegi dan 757,58 kilometer persegi.

"Dan GMB Melak Mendung II Blok di Kalimantan Timur dengan luas 992,6 km persegi," kata Evita dalam IndoCBM 2012 di Jakarta, Kamis 19 April 2012.

Sedangkan untuk lima WK dengan penawaran langsung antara lain GMB Bontang Bengalon Block, Kalimantan Timur seluas 410,8 km persegi, GMB Belawa Blok, Kalimantan Tengah seluas 1.133 km persegi, GMB Barito Sumatera Selatan seluas 1.584 km persegi, GMB Sekayu 2 blok Sumatera Selatan seluas 450,8 km persegi, dan Kuala Kapuas I, Kalimantan Tengah seluas 1.500 km persegi.

"Untuk penawaran langsung akses dokumen 4 Juni-18 Juli, klarifikasi dokumen 11-17 Juli dan submit dokumen 19 Juli. Untuk lelang reguler, akses dokumen 4 Juni - 1 Oktober, klarifikasi dokumen 17-28 September dan submit dokumen 28 September," ujarnya.

Menurut Evita, pemerintah menargetkan sepanjang 2012-2016 dapat melelang 60 blok CBM, dengan target per tahunnya sekitar 15 blok. Untuk 2012 ini, pemerintah telah tanda tangan kontrak delapan blok CBM.

Ia menargetkan bahwa produksi CBM pada 2015 dapat mencapai 500 mmscfd dan pada 2025 mencapai 7.000 mmscfd. "Kalau semua lancar, CBM akan terus semakin besar," katanya. (sj)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar