Inggris Hentikan Ekspor Senjata ke Argentina

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/02/09/143068_penguin-di-kepulauan-falkland_300_225.JPG
VIVAnews - Pemerintah Inggris menghentikan ekspor dan kerja sama persenjataan dengan Argentina. Langkah ini dilakukan menyusul ketegangan kedua negara terkait sengketa pulau Falkland atau disebut Malvinas oleh Argentina.

Diberitakan BBC, penghentian ekspor diumumkan oleh Menteri Keuangan Inggris Vince Cable kepada anggota parlemen, Kamis waktu setempat. Cable mengatakan, penghentian dilakukan untuk memastikan tidak ada barang-barang Inggris yang digunakan Argentina untuk menekan rakyat Falkland melalui embargo ekonomi.

"Pemerintah telah meninjau kebijakan ini di tengah aksi terbaru Argentina dalam mengganggu kepentingan ekonomi rakyat Falkland," kata Cable.

Walaupun hubungan kedua negara goyah akibat perebutan pulau, namun kerja sama perdagangan senjata yang dimulai pada 1998 terus berlangsung. Dalam lima tahun terakhir, kerja sama di bidang ini bernilai lebih dari 3 juta pound sterling (Rp44 miliar) untuk 67 perizinan.

Dilaporkan, sekitar 25 perusahaan Inggris pengekspor senjata ke Argentina akan terkena imbas penghentian kerja sama. Argentina masih berutang sekitar 1 juta pound sterling untuk 37 perizinan.

"Di masa depan tidak akan ada perizinan pembuatan senjata yang akan diberikan untuk militer atau teknologi bagi Argentina," kata Cable.

Wilayah Falkland, atau disebut Malvinas oleh Argentina, telah diperebutkan sejak tahun 80an. Lebih dari 600 tentara Argentina dan 200 tentara Inggris tewas dalam pertempuran memperebutkan pulau tersebut. Status Pulau Falkland sendiri di PBB dianggap sebagai wilayah tak bertuan. (adi)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar