Akibat Rusuh Bima, Pariwisata NTB Terpukul

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/01/26/141521_kantor-bupati-bima-dibakar-massa_300_225.jpg
VIVAnews - Kerusuhan yang terjadi di Bima berpengaruh terhadap pariwisata Nusa Tenggara Barat. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB terpaksa harus menguras energi yang lebih besar untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke NTB.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Gita Ariadi, Kamis 2 Februari 2012, di Mataram.

Menurut Gita, kasus blokade Pelabuhan Sape pada 24 Desember 2011 yang menewaskan dua orang dan melukai 10 orang lainnya cukup mengejutkan pelaku wisata. Apalagi ditambah aksi massa pada 26 Januari 2012, yang membakar kantor Bupati dan Kantor KPUD Bima.

"Setidaknya itu dapat menguras energi kami untuk dapat membangun kepercayaan wisatawan baik nasional maupun mancanegara untuk berkunjung ke NTB," kata Lalu Gita Ariadi.

Walau begitu, kata Gita, pariwisata Bima harus tetap dipertahankan. Untuk itu, Disbudpar NTB sudah menyiapkan berbagai strategi guna menambah angka kunjungan wisata ke Lombok dan Pulau Sumbawa. Lagipula tahun ini pemerintah NTB saat ini sedang mencanangkan program Visit Lombok Sumbawa 2012 dengan target 1 juta wisatawan.

Gita optimistis, program Visit Lombok Sumbawa 2012 bakal sukses. Kesuksesan itu ditandai dengan banyaknya kegiatan MICE (Meeting Incentive Conference and Exhibition) yang berlangsung di NTB pertengahan tahun 2012. Sebanyak 60 kegiatan kebudayaan dan MICE akan berlangsung di NTB selama 2012.

Pada 2011 kemarin, kunjungan wisatawan ke NTB tembus angka 886.880. Angka tersebut, diyakininya akan terus bertambah menyusul kegiatan berskala nasional yang akan berlangsung di Lombok dan Sumbawa. Pertengahan tahun 2012 yakni pada 30 Juni akan berlangsung Hari Keluarga Nasional yang menghadirkan 10 ribu orang.Bahkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono diperkirakan akan hadir pada acara tersebut.

"Kami optimistis Visit Lombok Sumbawa 2012 akan sukses.Tahun ini banyak even yang dapat mengundang wisatawan baik nasional maupun mancanegara," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, wisata MICE menjadi salah satu pilihan NTB guna mendongkrak angka wisatawan ke daerah tersebut. Di antara kegiatan tersebut yang menjadi fokus NTB adalah Olimpiade Seni tingkat nasional pada awal Juni, pekan seni mahasiswa nasional, dan peringatan hari koperasi Asia Pasifik pada  September 2012.

"Terdapat 60 even budaya dan kegiatan MICE yang terselenggara di NTB, kami akan kordinasikan dengan pengusaha perhotelan untuk bersiap agar dapat menampung wisatawan," ujarnya.

Selain itu, kunjungan kapal pesiar terutama yang membawa wisatawan Eropa dan Australia juga menjadi andalan NTB. Tahun ini, NTB menyiapkan 21 kawasan wisata yang dapat dikunjungi wisatawan. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2011 yang hanya 15 kawasan. Kapal pesiar tersebut tiap tahunnya melakukan perjalanan wisata tujuan Lombok, NTT, Benoa dan Semarang.

Sementara itu, Bupati Dompu Bambang M.Yasin mengatakan, pariwisata merupakan salah satu program yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Terlebih NTB, baik di Lombok, Sumbawa, Bima dan Dompu memiliki kekayaan alam yang layak dibanggakan.

"Pariwisata itu perlu kita tingkatkan untuk menopang perekonomian rakyat. Tentunya kondusifitas serta kenyamanan menjadi faktor pendukungnya," ujarnya. (eh)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar