VIDEO: Pendakian Terakhir Wamen "Nyentrik"

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/11/30/134071_kunjungan-wakil-menteri-esdm-widjajono-partowidagdo_300_225.jpg

VIVAnews - Rambot gondrong yang tak pernah rapi, penampilan yang santai, keramahan, gaya bicara yang santun tapi lugas membuat Wakil Menteri ESDM, Prof Dr Widjajono Partowidagdo sosok menyegarkan, di antara para pejabat yang tampil kaku dan protokoler.

Ide-idenya berani, meski tak populer. Seperti pentingnya menaikkan harga bahan bakar minyak. Ia menyebut, harga minyak di Indonesia terlalu murah sehingga bangsa ini terbiasa boros. Pak Wid, demikian ia akrab dipanggil, juga rajin mengampanyekan penggunaan energi alternatif seperti, seperti batu bara, gas alam, gas metana batu bara, panas bumi, air, bahan bakar nabati. Mengingatkan betapa kayanya nusantara, sehingga tak perlu bergantung BBM.

Sabtu 21 April 2012, pria kelahiran Magelang itu meninggal dunia saat melakukan pendakian di Gunung Tambora di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, sebelum mencapai puncak.

Pada wawancara dengan tvOne, Jumat 20 April 2012 malam, Widjajono tampil ceria meski lelah. Dibalut jaket merah dan syal bergelung di lehernya, ia mengungkapkan rombongan sedang berada di ketinggian 1.875 meter. Kala itu waktu menunjukkan pukul 21.30. "Besok pagi rencana berangkat jam 04.30 menuju ketinggian 2.800," kata dia.

Ia tak punya persiapan khusus menuju puncak, hanya istirahat dan tidur cukup. Guru Besar ITB itu mengusulkan, jalan menuju puncak Tambora dikeraskan. "Supaya turisnya banyak, Tambora ini punya potensi hebat, namanya sudah internasional," kata dia.

Dari sisi sejarah, Tambora juga luar biasa. "Membuat Napoleon kalah perang." Ledakan Tambora, ungkap Widjajono adalah paling besar di zaman umat manusia. "Toba memang lebih besar tapi saat itu belum ada manusia," kata dia.

Tidak disangka, kurang dari 24 jam berikutnya, Widjajono Partowidagdo dinyatakan kritis dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia, Sabtu sore. Ia menghembuskan nafas terakhir di tempat yang paling ia cintai: gunung.

Lihat video pendakian terakhir Widjajono Partowidagdo di tautan ini. (umi)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar