Tak Cuma Astra, Indomobil Juga Stock Split

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/10/29/98607_logo-nissan_300_225.jpg
VIVAnews - Langkah perusahaan otomotif memecah nilai nominal saham (stock split) tak hanya dilakukan PT Astra International Tbk. Pesaing bisnis Astra, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), juga berencana menggelar aksi korporasi serupa dengan memecah nilai nominal saham dari Rp500 menjadi Rp250 per saham.

Direktur Utama Indomobil Sukses Internasional, Jusak Kertowidjojo, mengatakan, stock split bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan meningkatkan volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.

"Mengubah nilai dengan pelaksanaan stock split, nanti berubah jadi Rp250 per saham," kata Jusak ketika ditemui usai paparan publik di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Jumat, 27 April 2012.

Jusak mengatakan, rencana stock split tersebut telah disetujui oleh pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tahun buku 2011 dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Direksi diberi kuasa untuk menentukan jadwal stock split.
Walau belum bisa memastikan jadwal pelaksanaan stock split, manajemen Indomobil optimistis langkah itu seharusnya bisa terealisasi pada semester I-2012. "Kami akan melewati prosedur-prosedur. Setelah itu baru bisa direalisasikan. Mestinya di semester pertama ini sudah bisa," ujar dia.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui pemberian remunerasi kepada seluruh dewan komisaris dan direksi perseroan. Total keseluruhan remunerasi, termasuk gaji dan bonus, selama satu tahun mencapai Rp15 miliar.
Sementara itu, bagi para pemegang saham, RUPS menyetujui pembagian dividen sebesar Rp118 per saham atau total seluruhnya mencapai Rp163,15 miliar. Untuk dana cadangan perusahaan, disepakati sebesar Rp5 miliar.
Selanjutnya, untuk menunjang kinerja 2012, Indomobil telah mengalokasikan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp800 miliar hingga Rp1 triliun. Dana capex itu akan dialokasikan untuk pengembangan usaha.

"Sisa laba untuk perluasan usaha, buka dealer untuk Nissan dan Hino serta lainnya," tuturnya. (art)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar