PAN: Interpelasi Dahlan Iskan Sudah Tidak Penting

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/20111211_PAN_Mengusung_Hatta_Rajasa_Sebagai_Calon_Presiden.jpg

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional(PAN) memandang rencana interpelasi Menteri BUMN, Dahlan Iskan kini sudah tidak ada urgensinya sama sekali. Sebab, Kepmen Nomor 236 tahun 2012 sudah diganti dengan yang baru nomor 164/MBU/2012, Kepmen nomor 165/MBU/2012, dan Kepmen nomor 166/MBU/2012.

"Yang diinterpelasi sekarang kan terkait pendelegasian wewenang. Kalau Kepmen ditarik tentu tidak ada urgensinya, tidak ada pentingnya lagi," kata Sekjen PAN, Taufik Kurniawan saat dihubungi wartawan, Rabu (18/4/2012).

Menurut Taufik, anggota DPR semestinya mengambil hikmahnya. Tidak perlu memperpanjang interpelasi Dahkan Iskan.

"Saya pikir ini semua perlu diambil hikmahnya mendalam. Karena teman-teman di DPR perlu kita berikan collective action. Dilatarbelakangi pola pemikiran yang tidak selalu dalam konteks politisasi. Semua sebaiknya on the track, kita terima kasih semua legowo sehingga tidak perlu ada kegaduhan berkepanjangan, semua selesai," jelasnya.

Sebelumnya, Meneg BUMN, Dahlan Iskan menarik Kepmen no 236 tahun 2011 tentang pendelegasian wewenangnya ke pejabat di Kementerian BUMN. Usul interpelasi membuat Dahlan menarik Kepmen ini dan menggantikan dengan Kepmen 164,165 dan 166 tahun 2012.

Sejumlah fraksi pengusung pun menarik dukungan. Seperti FPG, FPDIP, dan FPKS telah memutuskan menunda interpelasi sampai ada penjelasan dari Dahlan Iskan.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar