Vettel Masih Tak Percaya Juara di Bahrainhttp://media.vivanews.com/thumbs2/2011/10/16/127505_sebastian-vettel-juara-di-gp-korea_300_225.jpg

Bookmark and Share

http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/10/16/127505_sebastian-vettel-juara-di-gp-korea_300_225.jpg

VIVAnews - Sebastian Vettel masih tidak percaya atas prestasi yang ditorehkannya di seri ke-4 Formula 1 2012 di Bahrain, Minggu 22 April 2012. Setelah sukses merebut pole-position, pembalap Red Bull Racing itu melengkapinya dengan merebut gelar juara.

Setelah tampil kurang meyakinkan dalam tiga seri awal, Vettel naik podium teratas di Sirkuit Sakhir. Dia mengalahkan duet pembalap Lotus-Renault, Romain Grosjean dan Kimi Raikkonen. Lebih dari itu, Vettel juga mencetak fastest-lap.

Namun, sukses tersebut tidak membuatnya larut dalam euforia. Dia mengatakan akan terus belajar untuk menjaga tren positifnya di sepanjang musim 2012 demi mempertahankan gelar juaranya.

"Ini musim yang berat. Mobil sangat dekat dengan pembalap lainnya dan hal kecil bisa membuat perbedaan besar setiap akhir pekan," kata Vettel dikutip dari Autosport, Senin 23 April 2012.

"Saya berpikir, saat mengawali musim ini kami berkata McLaren mobil tercepat dan kami telah melihatnya di sini. Itu bisa menjadi gambaran yang berbeda. Saya rasa, mereka tetap salah satu tim dengan paket terkuat," tuturnya.

Untuk mengantisipasi hasil buruk lainnya di musim ini, menurut Vettel, dibutuhkan pemahaman lebih mengenai ban dan setelan yang tepat untuk RB8 tunggangannya.

"Anda harus melakukannya dengan benar. Termasuk mendapatkan ban yang tepat. Anda perlu mengatasi ancaman itu dengan baik. Anda pun harus melakukan settingan bagus atas lintasan sepanjang akhir pekan. Jadi, masih banyak hal yang harus diwaspadai," Vettel menjelaskan.

Juara dunia F1 2010 dan 2011 itu pun tidak menampik, hasil bagus yang ditorehkannya tidak lepas dari segudang pembalajaran yang didapat pada GP China di mana Vettel hanya mampu menyentuh garis finis di urutan ke-5.

"Saya rasa China merupakan pembelajaran yang sangat baik bagi kami untuk memahami kelemahan dari mobil, terutama saat berkendara dengan dua paket yang berbeda. Di sini kami fokus pada paket baru untuk terus menekan ke depan."

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar