Tifatul Bantah Peran Menteri PKS Dibatasi

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/07/21/117078_menkominfo--tifatul-sembiring_300_225.jpg
VIVAnews – Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring membantah kabar yang menyebut peran menteri-menteri Partai Keadilan Sejahtera di kabinet semakin diminimalisir.

Tifatul menjelaskan, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri tak diundang dalam rapat terbatas di Istana Bogor, Senin 16 April 2012 kemarin, bukan karena persoalan politis, melainkan karena Mensos telah diwakilkan oleh Menteri Koordinator terkait.

“Ada dua jenis rapat. Kalau rapat terbatas, tidak semua menteri diundang,” ujar Tifatul di Istana Negara, Jakarta, Selasa 17 April 2012. “Mensos itu kan di bawah koordinasi Menkokesra. Jadi kalau rapat terbatas Menkokesra yang diundang, tidak semua menteri,” imbuhnya.

Tifatul melanjutkan, semua menteri baru hadir pada rapat paripurna kabinet. Ia pun menegaskan, hubungan PKS dengan partai koalisi baik-baik saja. Begitu pula hubungan PKS dengan keseluruhan anggota Sekretariat Gabungan Partai Koalisi.

Mantan Presiden PKS itu mengatakan, dalam rapat Setgab, PKS hanya satu kali tidak diundang. “Jadi jangan lebay. Buktinya kami (PKS dan koalisi) sejalan semua di parlemen terkait UU Pemilu,” ujarnya.

Tifatul juga membantah tudingan yang mengatakan PKS memaksakan diri sejalan dengan koalisi terkait UU Pemilu tersebut, agar menteri-menterinya tidak di-reshuffle dari jajaran kabinet. “Tidak,” kata dia.

Seperti diketahui, PKS yang awalnya ikut mendukung metode Webster sebagai mekanisme penghitungan suara dalam pemilu, saat voting paripurna DPR secara mengejutkan justru berbalik mendukung Demokrat yang menghendaki sistem kuota murni. Metode kuota murni pun menang voting. (eh)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar