SBY Kumpulkan Parpol Koalisi di Cikeas, PKS Tidak Tahu

Bookmark and Share

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden SBY berkumpul di kediamannya Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat dengan seluruh partai pendukung pemerintahan. Namun, SBY melaksanakan agenda tersebut tanpa kehadiran PKS.

Kabar PKS keluar koalisi memang merebak belakangan ini menyusul disahkannya pasal 7 ayat 6 A UU APBN 2011 tentang APBN Perubahan 2012. Saat itu PKS menolak bergabung dengan Demokrat Cs.

Juru Bicara DPP PKS, Mardani Ali Sera, ketika dikonfirmasi mengaku tidak mendapatkan informasi jika ada undangan SBY ke petinggi PKS untuk hadir dalam pertemuan di Cikeas.

"Kita tak tahu, tidak dapat informasi," kata Mardani, Selasa(3/4/2012).

Seperti diketahui sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku ketua Sekretariat Gabungan (Setgab) mengundang pimpinan partai politik anggota koalisi pendukung pemerintah alias Setgab ke kediamannya Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparinga, mengatakan dijadwalkan anggota koalisi hadir.
"Malam ini Presiden SBY dijadualkan bertemu dengan para pimpinan parpol anggota koalisi. Saya tidak bisa merinci agenda malam ini selain menyatakan bahwa pertemuan ini dimaksudkan untuk menemukan posisi baru yang disepakati bersama pasca voting yang meloloskan Opsi-2,"kata Daniel ketika dikonfirmasi pers, malam ini.

Pendukung Opsi-2 dimaksud adalah Golkar, Demokrat, PKB, PAN, dan PKB. Kendati anggota koalisi namun PKS tidak masuk dalam pendukung Opsi-2.

Opsi-2 adalah opsi pilihan pendukung kenaikan harga BBM dalam rapat paripurna DPR pekan lalu. Sementara PKS tidak memilih opsi ini. Akibatnya beberapa kader Demokrat marah karena menilai PKS tidak kompak dengan koalisi.
Sehingga diduga karena tidak mendukung Opsi-2 sehingga perwakilan PKS tidak diundang ke Cikeas.

"Semua pendukung Opsi-2 memiliki keperluan yang sama untuk meningkatkan efektivitas koalisi," kata Daniel.http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Milad-PKS-Ke-13.jpg

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden SBY berkumpul di kediamannya Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat dengan seluruh partai pendukung pemerintahan. Namun, SBY melaksanakan agenda tersebut tanpa kehadiran PKS.

Kabar PKS keluar koalisi memang merebak belakangan ini menyusul disahkannya pasal 7 ayat 6 A UU APBN 2011 tentang APBN Perubahan 2012. Saat itu PKS menolak bergabung dengan Demokrat Cs.

Juru Bicara DPP PKS, Mardani Ali Sera, ketika dikonfirmasi mengaku tidak mendapatkan informasi jika ada undangan SBY ke petinggi PKS untuk hadir dalam pertemuan di Cikeas.

"Kita tak tahu, tidak dapat informasi," kata Mardani, Selasa(3/4/2012).

Seperti diketahui sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku ketua Sekretariat Gabungan (Setgab) mengundang pimpinan partai politik anggota koalisi pendukung pemerintah alias Setgab ke kediamannya Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparinga, mengatakan dijadwalkan anggota koalisi hadir.
"Malam ini Presiden SBY dijadualkan bertemu dengan para pimpinan parpol anggota koalisi. Saya tidak bisa merinci agenda malam ini selain menyatakan bahwa pertemuan ini dimaksudkan untuk menemukan posisi baru yang disepakati bersama pasca voting yang meloloskan Opsi-2,"kata Daniel ketika dikonfirmasi pers, malam ini.

Pendukung Opsi-2 dimaksud adalah Golkar, Demokrat, PKB, PAN, dan PKB. Kendati anggota koalisi namun PKS tidak masuk dalam pendukung Opsi-2.

Opsi-2 adalah opsi pilihan pendukung kenaikan harga BBM dalam rapat paripurna DPR pekan lalu. Sementara PKS tidak memilih opsi ini. Akibatnya beberapa kader Demokrat marah karena menilai PKS tidak kompak dengan koalisi.
Sehingga diduga karena tidak mendukung Opsi-2 sehingga perwakilan PKS tidak diundang ke Cikeas.

"Semua pendukung Opsi-2 memiliki keperluan yang sama untuk meningkatkan efektivitas koalisi," kata Daniel.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar