Waspadai Gerombolan Perampok 'Awas Tsunami'

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Aceh-Gempa-Suasana.jpg

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil, meminta kepolisian Aceh mengamankan rumah warga dari aksi gerombolan perampok bermodus teriakan terjadi tsunami, saat gempa dahsyat seperti yang terjadi Rabu (11/4/2012) sore tadi.

Sebab, kelompok perampok tersebut berpotensi kembali memanfaatkan kondisi psikis warga Aceh yang masih was-was dan trauma, akibat gempa dan tsunami pada 2004 silam.

"Belajar dari pengalaman bencana gempa 2004 lalu, yang harus diwaspadai oleh polisi adalah menjaga rumah warga. Jangan sampai kelompok-kelompok tertentu memanfaatkan psikis warga dengan teriakan-teriakan, 'awas ada tsunami, ada tsunami'. Lalu, mereka masuk dan ambil barang ke rumah-rumah warga," kata Nasir di Gedung DPR, Jakarta, Rabu.

Nasir menceritakan, dirinya berada di Banda Aceh saat gempa dahsyat pada 2004 silam. Kala itu, beberapa tetangga kehilangan perhiasan emas saat kelompok perampok beraksi dengan berteriak 'ada tsunami'.

"Waktu itu, banyak warga yang jadi korbannya. Tetangga saya, bongkahan emas di rumahnya pada hilang," ungkap Nasir.

Anggota Komisi III DPR bidang hukum itu menyarankan warga tidak meninggalkan rumah tanpa penjagaan pasca-gempa seperti yang terjadi pada petang ini.

"Ternyata, masih ada orang yang memanfaatkan keadaan orang yang tengah terkena bencana seperti ini. Meski warga Aceh sudah pernah merasakan gempa besar 2004 lalu, sekarang mereka pasti masih trauma. Apalagi yang tinggal di pesisir," tukasnya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar