Ngantuk, Tapi Susah Tidur?

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2008/12/18/61275_pelajar_300_225.jpg

VIVAnews - Saat di sekolah, seringkali teman-teman menguap hingga mata berair. Memang rasa kantuk hingga menguap sering datang saat pelajaran dimulai. Tetapi, mau tidak mau kita harus tetap mendengarkan bapak atau ibu guru yang sedang mengajar.

Lalu apa yang membuat kita tetap terjaga dan tidak tertidur ? Para ahli dari Institut Kesehatan Nasional di Bethesda, Amerika Serikat melakukan penelitian untuk mencari jawabannya. Caranya adalah dengan mengumpulkan relawan sebanyak 15 orang.

Dari 15 orang relawan itu, kemudian dibagi dua kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok yang cukup tidur, sedangkan kelompok kedua yang kurang tidur. Saat diperiksa, pada kelompok yang kurang tidur terdapat lebih banyak zat dopamin pada otaknya dibandingkan dengan yang cukup tidur.

Jumlah dopamin yang tinggi inilah, membuat kita tetap terjaga meskipun rasa kantuk menyerang. Dopamin adalah bahan kimia alami yang diproduksi tubuh. Dan, dopamin yang ada dalam otaklah yang membuat kita tidak tertidur.

Semakin seseorang kurang tidur, semakin tinggi produksi dopamin dalam otaknya. Jadi, jika kalian kurang tidur dan mengantuk di kelas tetapi mata tetap menatap papan tulis, berarti banyak zat dopamin di dalam otak.

Meskipun dopamin dapat membuat teman-teman tetap terjaga saat kantuk menyerang tetapi kalian juga harus cukup tidur. Agar kalian bisa menerima pelajaran dari bapak atau ibu guru dengan baik.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar