Lemak Berwarna Coklat di Tubuh Bikin Langsing

Bookmark and Share
http://images.detik.com/content/2012/01/27/763/langsing-dlm.jpg
Jakarta, Lemak yang berwarna coklat (brown fat) di tubuh jumlahnya lebih sedikit dibanding lemak yang berwarna putih. Makin banyak orang memiliki lemak berwarna coklat makin terhindar ia dari risiko kegemukan. Sayangnya, semakin tua orang semakin dikit punya persediaan lemak coklat ini.

Dikatakan lemak coklat karena lemak ini warnanya gelap yang dikemas di dalam sel mitokondria. Mitokondria adalah pabrik energi tubuh, yang dapat mengubah glukosa dari makanan yang dimakan menjadi energi, sehingga sel dapat melakukan fungsinya.

Lemak coklat lebih banyak dimiliki saat anak-anak yang jumlahnya mencapai 44 persen, sementara orang dewasa hanya punya persedian lemak coklat 3-7,5 persen. Pada hewan pengerat jumlah lemak coklat lebih banyak lagi sehingga tubuh hewan pengerat jarang menggigil di cuaca yang dingin.

Ini karena lemak coklat mampu menghasilkan panas dengan membakar kalori di dalam tubuh. Maka itu bayi biasanya lebih banyak punya lemak coklat yang memiliki fungsi selalu menghangatkan tubuh bayi.

Karena fungsinya yang bisa membakar kalori, otomatis si pemilik lemak coklat yang banyak punya tubuh yang lebih langsing. Faktor inilah yang kemudian membuat ilmuwan mencari tahu bagaimana memperbanyak lemak coklat di tubuh untuk mencegah kegemukan atau obesitas.

Orang dewasa telah kehilangan sebagian besar simpanan lemak coklat. Awalnya, peneliti berpikir orang dewasa tidak memiliki lemak coklat sama sekali. Tetapi hasil studi baru menemukan orang dewasa mempertahankan lemak-lemak kecil itu di tempat-tempat tertentu, seperti bagian atas belakang dan samping leher.

Sebuah studi baru yang dipimpin oleh Andre Carpentier di University Hospital of Sherbrooke di Canada menunjukkan lemak tersebut dapat membakar kalori. Seperti yang dilaporkan dalam Journal of Clinical Investigation, para ilmuwan mampu mengaktifkan lemak coklat pada pria dewasa dengan memberi paparan dingin terhadap para peserta penelitian.

Hasil studi menemukan orang-orang membakar kalori lebih banyak ketika merasa dingin. Kalori yang terbakar adalah sekitar 250 kalori dalam 3 jam.

"Dengan mengetahui bahwa tubuh yang merasa dingin merupakan pemicu untuk memobilisasi lemak coklat, maka dapat digunakan sebagai strategi baru untuk menurunkan berat badan. Perawatan untuk menurunkan berat badan dapat fokus pada pengaktifan lemak coklat tanpa harus membuat orang merasa dingin," kata para peneliti seperti dilansir dari healthland.time.com, Jumat (27/1/2012).

Peneliti mencari tahu orang dewasa yang mempertahankan cadangan lemak coklat di leher.

"Kami memiliki bukti bahwa lemak coklat dapat membakar kalori. Tetapi apa yang akan terjadi dalam jangka panjang belum diketahui dengan pasti. Maka masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efek jangka panjang dari lemak coklat," kata Carpentier.

sumber : health.detik.com/read/2012/01/27/145213/1827171/763/lemak-berwarna-coklat-di-tubuh-bikin-langsing

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar