Gadis Sebatang Kara 'Digoyang' Nelayan Hingga Hamil

Bookmark and Share
Situbondo - Nasib pelajar SMP di Situbondo ini sungguh malang. Selain hidup sebatang kara, gadis ingusan sebut saja MS (16) dipaksa menjadi budak seks nelayan berinisial ST (47). Perbuatan tak senonoh ST itu dilakukan berulang kali di rumahnya Kecamatan Bungatan, Situbondo.

MS yang menumpang di rumah ST tak bisa berbuat banyak setiap pria yang mengaku saudaranya itu kebelet menyalurkan hasrat seksualnya. Sebab, MS diancam akan diusir jika menolak diajak main 'kuda-kudaan'. Akibat perbuatan ST, kini MS mulai terlambat datang bulan.

"Kami sudah lapor ke polisi dan tadi korban sudah dimintakan visum. Kasihan, selama ini dia (MS, red) tinggal sebatang kara di rumahnya, karena ayah-ibunya kerja keluar Jawa," kata Ismi Isfanti, aktivis sebuah NGo Perempuan di Situbondo kepada detiksurabaya.com, Kamis (22/3/2012).

Keterangan yang dihimpun, sejak beberapa bulan lalu ST memang tinggal sendirian di rumahnya di Kecamatan Kendit, Situbondo. Ayah dan ibunya pergi mengais nafkah di luar Pulau Jawa.

Kesempatan itu dimanfaatkan ST untuk mengajak MS tinggal di rumahnya di Kecamatan Bungatan, Situbondo. Berdalih masih punya hubungan saudara, ST datang dan menjemput MS dari rumahnya pada bulan Desember 2011 silam. Apalagi kalau bukan dengan iming-iming ingin membantu kehidupan MS.

"Saya tidak tahu benar punya hubungan saudara atau hanya alasan saja. Yang jelas, sejak dijemput itu korban berhenti sekolah. Padahal sudah SMP kelas 2," sambung Ismi.

MS yang percaya ST adalah saudara, tentu saja gembira diajak tinggal bersama di rumahnya. Namun, kegembiraan gadis bau kencur itu tidak bertahan lama. Sebab, di tempat itu MS harus mengorbankan mahkota keperawanannya akibat direnggut pria tua tersebut.

Awal melakukan ST mengancam dan menakut-nakuti akan mengusir MS dari rumahnya jika menolak diajak 'bergoyang'. Takut dengan ancaman itu, MS pun akhirnya pasrah saja saat ST menyetubuhinya hingga klimaks.

Sukses dengan aksi perdananya, membuat ST jadi ketagihan. Dia melakukannya berulang-ulang hingga terakhir terjadi pada Senin (19/3/2012) lalu. Perbuatan ST itu dilakukan setiap rumahnya sedang sepi, yakni pada siang atau sore hari. Tidak heran jika sejak Januari 2012 lalu hingga kini MS tak datang bulan.

"Perbuatan itu dilakukan setiap istrinya pergi mencari rumput. Jadi siang atau sore hari," pungkas Ismi.

Kasubbag Humas Polres Situbondo AKP Mardjuki membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan tersebut. Ditegaskan, saat ini kasusnya sedang dalam penanganan intensif Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Situbondo.

"Masih memintai keterangan saksi-saksi. Kalau terbukti, pelaku bisa dijerat dengan UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Karena korbannya masih di bawah umur," tegasnya.
sumber : /surabaya.detik.com/read/2012/03/22/150035/1874532/475/gadis-sebatang-kara-digoyang-nelayan-hingga-hamil

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar