Pemprov DKI-Bekasi Luncurkan Angkutan Perbatasan

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/APTB.jpg

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Demi meminimalisasi kemacetan, Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Bekasi meresmikan Angkutan Perbatasan yang Terintegrasi dengan TransJakarta Busway (APTB).

Beroperasinya angkutan tersebut diharapkan bisa mengurangi tingkat kemacetan di ibu kota hingga 4,09 persen. Karena, APTB mampu mengangkut 17.340 penumpang dalam sehari.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, pengoperasian APTB ditujukan bagi pengendara mobil pribadi yang bekerja di Jakarta, untuk selanjutnya menggunakan busway.

"Ini upaya mengurangi kemacetan di Jakarta dari kendaraan pribadi, yang berasal dari luar kota Jakarta," kata Udar, saat peresmian APTB, di pul Bus Hiba Utama, Jalan Raya Bekasi Km 26, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (28/3/2012).

Ada dua feeder APTB, yakni rute Pulogadung-Bekasi yang akan terintegrasi dengan koridor II (Pulogadung-Harmoni) dan koridor IV (Pulogadung-Dukuh Atas 2). Sedangkan rute Kampung Rambutan-Bekasi terintegrasi dengan koridor VII (Kampung Rambutan-Kampung Melayu).

"Yang dioperasikan rute Pulogadung-Bekasi, dengan armada 15 bus. Sedangkan rute Kampung Rambutan-Bekasi baru beroperasi pekan depan, karena armadanya sedang dalam persiapan," tuturnya.

Semua halte yang disediakan dalam menunjang APTB, lanjutnya, hanya berbentuk undakan seperti undakan feeder bus TransJakarta.

Rute Pulogadung-Bekasi punya lima halte, yakni di Terminal Bekasi, Kementerian Sosial, Bekasi Trade Center (BTC), pul Hiba Utama, dan Bank Mandiri Cakung (seberang pul Hiba Utama).

Sedangkan rute Kampung Rambutan-Bekasi ada tiga halte, yakni Terminal Bekasi, Kementerian Sosial, dan BTC.

"Tarifnya Rp 9.500 per penumpang. Dengan tarif sebesar itu, bus feeder akan melewati jalan tol," tutur Udar.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar