KA Pertamina dan Sri Tanjung Anjlok, 600 Penumpang Terlantar di Jombang

Bookmark and Share
Jombang, Dampak anjloknya kereta api Pertamina di Mojokerto, membuat 600 calon penumpang kereta api di Stasiun Jombang terlantar. Selain harus menunggu proses evakuasi, seluruh penumpang tujuan Jawa Tengah dan Jawa Barat tersebut harus menunggu normalnya jadwal kereta.

"Untuk penumpang yang terlalu lama menunggu datangnya kereta, tiket bisa dikembalikan," kata Wakil Kepala Stasiun Jombang, Nurul Aris kepada wartawan, Sabtu (31/03/2012).

Informasi yang diterima detiksurabaya.com, lebih dari 600 calon penumpang kereta tujuan Bandung, Jakarta dan Surabaya ini, terlantar setelah seluruh jadwal pemberangkatan kereta lumpuh total. Penumpang pun terlihat letih menunggu kereta.

Beberapa calon penumpang di stasiun ini, terpaksa memilih berkerumun dan tidur di setiap pelataran stasiun karena sudah terlanjur membeli tiket. Bahkan, beberapa yang tidak sabar terpaksa mencari transportasi lain untuk melanjutkan perjalanan.

"Saya milih naik bus saja. Keretanya kelamaan," kata Amir (26) yang memilih naik bus tujuan Yogyakarta.

Sebelumnya, kereta api yang mengangkut 21 gerbong tangki Pertamina yang hendak mengisi BBM, anjlok di kilometer 49-50 Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar Mojokerto. Selain KA BBM, lokomotif KA Sri Tanjung juga anjlok saat sedang melakukan evakuasi.

Akibatnya seluruh jadwal kereta api baik dari Surabaya menuju Bandung dan Jakarta, gagal berangkat. Hal ini membuat ratusan penumpang terlantar.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar