Rekonstruksi Sekdes Gauli Gadis SMP Diwarnai Kericuhan

Bookmark and Share
Mojokerto - Rekonstruksi pencabulan yang dilakukan oleh Bambang Susetyo (57), Sekdes Desa Kembang Ringgit Kecamatan Pungging Mojokerto, terhadap siswa SMP, sebut saja Intan, diwarnai kericuhan. Warga nyaris mengeroyok meski dikawal ketat polisi.

Dari pantauan detiksurabaya.com, rekonstruksi yang dilakukan oleh UPPA Ditreskrim Polda Jatim ini disambut ratusan warga Dusun Ringgit. Saat mobil yang tumpangi tersangka masuk kampung, warga serentak meneriakinya 'Sekdes Cabul'.

Setelah melakukan rekonstruksi di rumahnya dan rumah Intan yang saling berhadapan, keluarga korban yang emosi nyaris mengroyok Bambang. Beruntung, petugas dari Polda Jatim langsung menghalau massa dan memasang police line.

Rekonstruksi pencabulan terhadap Intan ini sendiri dilakukan dengan 9 adegan tanpa adegan intim. Dari adegan ini, Bambang meminta Intan untuk datang ke rumahnya dengan berpura-pura memesan pepes ikan. Setelah itu, Intan dipaksa untuk menuruti nafsu bejatnya.

"Kejadian pertama bulan April 2011 lalu dan kedua dilakukan bulan Januari 2012. Dari kejadian pertama, korban hamil 6 bulan," kata Kanit PPA Polda Jatim, Kompol Nunuk di lokasi, Selasa (13/3/2012).

Kasus ini sendiri terungkap saat perut Intan yang membuncit sekitar akhir Januari 2012 lalu, mengaku jika sedang hamil kepada ibunya. Setelah dilaporkan ke Polsek Pungging dan tidak ada kelanjutan, warga pun melaporkan ke Mapolda Jatim.

"Kita warga sini sempat kecewa dengan Polsek Pungging yang tak menindaklanjuti kasus ini. Kita terpaksa melapor ke Polda Jatim," terang Matuhan (49) Kades setempat.
sumber : surabaya.detik.com/read/2012/03/13/162659/1866185/475/rekonstruksi-sekdes-gauli-gadis-smp-diwarnai-kericuhan

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar