Apoel Nicosia vs Lyon: Menang Adu Penalti Apoel ke 8 Besar

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Apoel.jpg

TRIBUNNEWS.COM, NICOSIA – Apoel Nicosia kembali membuat kejutan. Setelah berhasil mencatatkan diri sebagai tim asal Siprus pertama yang sukses melaju ke babak knockout Liga Champions, kini APOEL kembali membuat kejutan dengan lolos ke perempat final, dengan menyingkirkan raksasa Perancis, FC Lyon, lewat adu tendangan penalti.

Apoel sempat unggul di babak pertama saat pertandingan baru berjalan 9 menit. Apoel berhasil menjebol gawang Lyon lewat gol yang diciptakan oleh Gustavo Manduca.

Gol tersebut lahir berkat sebuah serangan balik cepat yang dilakukan para pemain Apoel. Bermula dari umpan jauh di lapangan tengah, Konstantinos Charalambides kemudian mengirimkan umpan crossing yang disambut sontekan kaki kanan Manduca. Bola sontekan Manduca itu tak mampu ditahan penjaga gawang Lyon, Hugo Lloris, dan sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Gol tersebut memicu pemain Apoel untuk terus menyerang. Beberapa kali mereka memperoleh peluang untuk menambah gol, sayangnya tak satupun yang berhasil.

Sebaliknya Lyon juga tidak mau kalah. Skuad asuhan Remy Garde itu juga sempat memperoleh peluang gol melalui Michel Bastos. Namun sayang mereka juga gagal membobol gawang Apoel yang dijaga oleh Dionisis Chiotis. Hingga babak pertama usai, kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Apoel.

Di babak kedua kedua tim kembali saling melancarkan serangan. Namun lagi-lagi tak ada gol tambahan tercipta. Hingga akhir babak kedua, skor tetap 1-0. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Babak pertama perpanjangan waktu juga miskin gol. Skor tak berubah 1-0 bagi APOEL, agregat masih 1-1 bagi kedua tim.

Pada menit ke-115, pahlawan APOEL justru harus terkena kartu merah. Manduca mendapat kartu kuning kedua dan harus diusir wasit keluar lapangan lima menit jelang babak kedua perpanjangan waktu berakhir. Ia pun tak dapat bermain pada laga perempat final jika APOEL lolos.

Tak ada gol lagi yang tercipta, pertandingan pun harus dilanjutkan dengan adu penalti. Hanya tiga pemain Lyon yang berhasil menceploskan gol ke gawang Dionisios Chiotis. Mereka adalah Kim Kallstrom, Lisandro Lopez, dan Bafetimbi Gomis. Sementara, tendangan Alexandre Lacazette dan Michel Bastos berhasil diselamatkan sang kiper yang menjadi pahlawan kemenangan APOEL.

Di sisi lain empat pemain APOEL sukses sebagai algojo penalti. Ailton, Nuno Morais, Nektarios Alexandrou, Ivan Trickovski berhasil menceploskan gol ke gawang yang dikawal Hugo Lloris.

Menang adu penalti 4-3, APOEL pun berhak lolos ke babak perempat final Liga Champions musim ini. Ini jadi rekor tersendiri bagi APOEL. Mereka menjadi satu-satunya tim asal Siprus yang masih melaju hingga babak perempat final. Sebelumnya, tak ada satu pun tim asal Siprus yang bisa lolos fase grup Liga Champions.

Susunan pemain:

Apoel Nicosia: Dionisis Chiotis, Paulo Jorge, Marcelo de Oliveira, William Boaventura, Savvas Poursaitidis, Konstantinos Charalambides, Gustavo Manduca, Nuno Morais, Hélder Sousa, Aílton, Solari

Cadangan: Anthos Solomou, Marinos Satsias, Kaká, Marcinho , Urko Pardo, Ivan Trickovski, Nektarious Alexandrou

Lyon: Hugo Lloris, Cris, Bakari Koné, Anthony Réveillere, Aly Cissokho, Kim Källström, Ederson, Michel Bastos, Maxime Gonalons, Lisandro, Jimmy Briand

Cadangan: Dejan Lovren, Gueida Fofana, Clément Grenier, Remy Vercoutre, Bafétimbi Gomis, Alexandre Lacazette, Mouhamadou Dabo

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar