Info Makanan Melalui Social Media Makin Marak

Bookmark and Share
http://images.detik.com/content/2012/02/29/294/bbeatingsosialmedia_content.jpg
Jakarta - Semakin canggihnya teknologi saat ini memberikan kesempatan bagi siapa pun untuk menginformasikan berita melalui media sosial. Informasi makanan juga kerap dipublikasikan lewat social media seperti twitter dan facebook.

Sebuah penelitian baru yang dilakukan oleh The Hartman Group and Publicis Consultants, menyebutkan dampak kecanggihan teknologi sosial dan budaya makanan, berhasil mentransfer semua informasi makanan melalui sosial media.

Sebanyak 92 persen dari konsumen online yang telah disurvei untuk studi ini menggunakan situs jaringan sosial untuk menginfokan atau mencari minuman dan makanan pada bulan Desember 2011.

Media sosial dikenal lebih mudah untuk mencari atau memberikan info seputar makanan dibandingkan dengan media cetak dan elektronik yang menyajikan resep atau rekomendasi restoran.

“Mencari info seputar makanan melalui alat digital sebenarnya kurang jelas karena ada yang tidak menampilkan tabel, resep atau gambar,” ujar Laurie Demeritt, Presiden dan COO di The Hartman Group dalam siaran pers yang dikirim melaui email kepada The Huffington Post.

Konsumen online tidak sembarangan membeli makanan dari orang, meskipun sebuah studi menunjukkan bahwa orang lebih memandangnya sebagai gaya dibandingkan merek makanan ketika ingin mencari makanan yang telah direkomendasikan.

“Biasanya seorang lajang akan makan sendiri dirumah dan jarang untuk makan di restoran. Jika Anda makan sendiri, kemungkinan Anda juga akan meminta rekomendasi makanan di situs kepada teman Anda,” ujar Demeritt.

Jakarta - Semakin canggihnya teknologi saat ini memberikan kesempatan bagi siapa pun untuk menginformasikan berita melalui media sosial. Informasi makanan juga kerap dipublikasikan lewat social media seperti twitter dan facebook.

Sebuah penelitian baru yang dilakukan oleh The Hartman Group and Publicis Consultants, menyebutkan dampak kecanggihan teknologi sosial dan budaya makanan, berhasil mentransfer semua informasi makanan melalui sosial media.

Sebanyak 92 persen dari konsumen online yang telah disurvei untuk studi ini menggunakan situs jaringan sosial untuk menginfokan atau mencari minuman dan makanan pada bulan Desember 2011.

Media sosial dikenal lebih mudah untuk mencari atau memberikan info seputar makanan dibandingkan dengan media cetak dan elektronik yang menyajikan resep atau rekomendasi restoran.

“Mencari info seputar makanan melalui alat digital sebenarnya kurang jelas karena ada yang tidak menampilkan tabel, resep atau gambar,” ujar Laurie Demeritt, Presiden dan COO di The Hartman Group dalam siaran pers yang dikirim melaui email kepada The Huffington Post.

Konsumen online tidak sembarangan membeli makanan dari orang, meskipun sebuah studi menunjukkan bahwa orang lebih memandangnya sebagai gaya dibandingkan merek makanan ketika ingin mencari makanan yang telah direkomendasikan.

“Biasanya seorang lajang akan makan sendiri dirumah dan jarang untuk makan di restoran. Jika Anda makan sendiri, kemungkinan Anda juga akan meminta rekomendasi makanan di situs kepada teman Anda,” ujar Demeritt.sumber : /food.detik.com/read/2012/02/29/155846/1854675/294/info-makanan-melalui-social-media-makin-marak

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar