Demokrat: Subsidi BBM Dikurangi Untuk Belanja Pegawai

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/DJAFAR-HAFSAH.jpg

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kenaikan harga BBM memberikan banyak dampak terhadap perekonomian negara. Hal yang menjadi pro kontra dalam kenaikan harga BBM, kenapa harus subsidi BBM yang dikurangi.

Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat, Jafar Hafzah, subsidi BBM telah melebihi kapasitas jika dihitung memakai rata-rata harga minyak per barel. Jafar juga menjelaskan subsidi BBM yang dikurangi karena APBN lebih banyak digunakan untuk menggaji karyawan.

"Bukan birokrasi lebih besar. APBN kan juga sebagian besar untuk belanja pegawai," ujar Jafar Hafzah, di gedung DPR RI, Selasa (6/3/2012).

Jafar melanjutkan, jika harga BBM tetap, maka akan ada pembengkakan kepada beberapa sektor perekonomian, mengingat harga minyak dunia rata-rata per barrel telah mencapai $ 120 AS.

"Harga BBM sudah menyentuh $ 120 AS, padahal asumsi APBN tahun lalu hanya mencapai $ 90 AS. Kemudian yang dimaksud subsidi uang rakyat, yang kita naikan adalah pengurangan subsidi untuk yang lain," paparnya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar