Sidang Memanas, Penasehat Hukum Tinggalkan Ruang Sidang

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/20111221_Eksepsi_M_Nazaruddin_Ditolak_Majelis_Hakim_Tipikor.jpg

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persidangan lanjutan terdakwa Nazaruddin semakin memanas. Tidak hanya dengan perkataan-perkataan kasar yang terlontar dari semua pihak, namun sampai akhirnya beberapa orang dari tim penasehat hukum (PH) Nazaruddin melakukan "walk out" dari ruang persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Senin (12/3/2012) petang.

Terpantau Tribunnews.com, setelah sebelumnya PH Hotman Paris meninggalkan sidang, PH Nazar lainnya, Junimart Girsang ikut mengancam untuk keluar dari ruang sidang.

Mulanya peristiwa ini, diakibatkan dari pertanyaan-pertanyaan tim penasehat hukum Nazar yang dengan gencar ingin mengungkap terkait bukti permulaan atau dasar ditetapkan Nazaruddin sebagai tersangka saat ditangani Jaksa Novel dari KPK.

"Terdakwa (Nazar) disangka dengan bukti uang suap, tapi mana buktinya, tunjukkan kalau memang ada," tanya Junimart kepada Penyidik Novel saat bersaksi untuk Nazaruddin.

Belum sempat dijawab Novel, Terdakwa Nazar justru mengatakan "dikantongin kali uangnya," sambil mengarah ke majelis hakim.

Sontak hal ini menjadikan saksi Novel menjadi geram dan mempertegas kesaksiannya. "Uang itu sudah kami setorkan ke kas negara. Ini tuduhan serius majelis saya tidak terima," tegasnya dengan nada tinggi.

Bla..bla..bla...adu mulut pun terjadi antara Saksi dengan para penasehat hukum Nazaruddin. Namun, di sela-sela adu mulut tersebut, Junimart Girsang menantang balik Novel untuk melaporkan tuduhan tersebut ke pihak kepolisian.

"Kalau tidak terima lapor ke polisi. Saya tunggu di Mabes," tantang Junimart Girsang.

Akibat ucapannya itu justru menambah suasana semakin riuh. adu mulut antara tim penasehat hukum Nazar dengan Novel semakin sengit hingga akhirnya Ketua Majelis Hakim Dharmawati Ningsih mengancam akan mengusir Junimart untuk meninggalkan ruang sidang apabila terus menerus memaksakan kehendaknya.

"Baik, saya keluar kalau seperti ini. Untuk apa kita bertahan kalau di dalam persidangan itu cuma basa basi," kata Junimar seraya meninggalkan ruang sidang.

Kemudian disusul Rufinus Hutauruk dengan mengatakan yang tak etis dalam ruang sidang."Persidangan ini sudah gila," ujarnya seraya bergegas keluar persidangan.

Melihat kondisi yang sudah semakin memanas, akhirnya Ketua Majelis Hakim, Dharmawati Ningsih segera mengakhiri kesaksian Novel dan bergegas menutup persidangan.

"Sidang ditutup. dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (14/3/2012), ujarnya dengan diakhiri ketukan palu.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar