Perekrutan Hakim Terlalu Longgar

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Ketuk-palu-hakim.jpg

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Didik Irawadi menilai, perekrutan hakim terlalu longgar.

Sehingga, memunculkan hakim yang tidak kredibel, seperti hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Semarang, yang ditangkap KPK karena diduga menerima suap.

"Seleksi hakim seharunyas lebih bagus dan selektif," ujar Didik saat ditemui di rumah dinas Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, dalam acara open house, di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/8/2012).

Menurut Didik, hakim adalah bagian dari institusi hukum yang mewakili Tuhan. Kehadiran seorang hakim juga diharapkan menjadi teladan dalam menegakkan keadilan.

Didik mengungkapkan, pihaknya akan bertemu Mahkamah Agung (MA), untuk berkonsultasi tentang bagaimana sebaiknya MA melakukan perekrutan yang lebih ketat.

"Agar lebih jelas perekrutan hakimnya, dan agar bisa dipantau track record-nya benar-benar bagus," cetus Didik. (*)


{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar