Susi Susanti Gemar Minum Susu

Bookmark and Share
http://assets.kompas.com/data/photo/2011/11/10/2239255620X310.jpg
KOMPAS.com - Gaya hidup sehat tetap menjadi pilihan Susi Susanti meskipun sudah tidak lagi menjadi atlet. Peraih medali emas di Olympic Games tahun 1992 ini juga memilih menerapkan gaya hidup sehat dengan cara yang alami pada keluarganya.
"Saya lebih memilih hidup sehat dengan cara yang alami, karena tentu lebih sehat," ujarnya seusai talk show bertajuk 'Kenali Kifosis, Jauhi Penyebabnya: Osteoporosis. Demi Esok yang Lebih Baik' yang diadakan oleh Fonterra Brands Indonesia Kamis (25/4/2013) di Jakarta.
Ibu tiga anak ini mengatakan, untuk mencukupi kebutuhan kalsium sehari-hari, ia lebih memilih susu daripada suplemen. Menurutnya selain lebih alami, susu juga memiliki kandungan gizi yang lengkap. Maka ia pun tidak membatasi anak-anaknya untuk minum susu.
"Saya dan keluarga saya gemar minum susu. Bahkan anak saya yang paling kecil bisa minum susu lima sampai enam gelas sehari. Orang tua saya pun masih minum susu sesuai dengan kebutuhannya. Persediaan susu selalu ada di rumah," tutur wanita berusia 42 tahun ini.
Kalsium merupakan zat gizi yang penting untuk mencegah pengeroposan tulang. Bahkan penelitian juga mengatakan, cukup kalsium justru mencegah terjadinya batu ginjal. Kebutuhan kalsium sehari-hari diperoleh dari makanan seperti brokoli, jeruk, dan kacang kedelai. Sayangnya, menu makanan orang Indonesia umumnya tidak mencukupi kebutuhan kalsium, sehingga dibutuhkan sumber kalsium lain seperti susu.
Namun cukup asupan kalsium saja tidak cukup untuk menghindari osteoporosis. Dibutuhkan pula cukup aktivitas fisik untuk mempermudah tubuh menyerap kalsium. Susi pun menerapkan cara ini pada keluarganya. Ia mengatakan, olahraga tetap harus dibiasakan meskipun ia sudah tidak menjadi atlet.
"Meskipun sudah tidak menjadi atlet, saya tetap bermain bulu tangkis. Saya rutin melakukan bulu tangkis tiga kali seminggu," ujarnya. Susi pun menerapkan kebiasaan baik ini kepada anak-anaknya. Namun ia tidak membatasi jenis olahraga yang ingin dilakukan. "Biarkan mereka memilih sendiri jenis olahraga yang mereka sukai. Toh semua olahraga menyehatkan," kata dia.
Susi mengatakan, olahraga baiknya dilakukan setiap hari, namun jika dibebani kesibukan, aktivitas fisik seperti banyak berjalan dan naik turun tangga bisa dijadikan pilihan.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar