Depresi Tidak Menghambat Penurunan Berat Badan

Bookmark and Share

http://images.detik.com/content/2013/03/24/763/143628_womanscalets.jpgJakarta, Seseorang dengan gangguan mental serius seperti depresi, cenderung mengalami peningkatan berat badan. Tetapi sebuah studi menemukan bahwa pasien penyakit mental masih mungkin mendapatkan berat badan sehat dengan perubahan gaya hidup yang intensif.

Penelitian tersebut dilakukan oleh ilmuwan dari Johns Hopkins University School of Medicine dan melibatkan 291 pasien yang kelebihan berat badan atau obesitas karena memiliki penyakit mental yang serius, termasuk skizofrenia, gangguan bipolar atau depresi berat.

Sekitar setengah dari jumlah keseluruhan peserta, yaitu 144 orang terdaftar dalam program penurunan berat badan yang mendapat bimbingan konseling gizi dan kelas olahraga teratur. Sisanya sebanyak 147 peserta menjadi kelompok kontrol dan tidak menerima bantuan penurunan berat badan.

Setelah 18 bulan, peserta yang mengikuti program perubahan gaya hidup telah mengalami penurunan berat badan rata-rata 7 kilogram lebih banyak dibanding peserta yang berada dalam kelompok kontrol.

Selain itu, hampir 38 persen dari peserta dalam program penurunan berat badan telah kehilangan 5 persen atau lebih dari berat badan awalnya dan lebih dari 18 persen telah kehilangan lebih dari 10 persen dari berat badannya semula.

Peserta yang terlibat dalam program tersebut, secara bertahap dapat terus menurunkan berat badannya. Butuh beberapa waktu untuk melihat hasil dari perubahan gaya hidup, tetapi pada akhirnya terbukti berhasil. Para penulis studi mencatat bahwa kondisi mental pasien juga semakin membaik seiring dengan penurunan berat badan.

Banyak orang dengan penyakit mental serius yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko kematian hingga 2 sampai 3 kali lebih tinggi dari orang dalam populasi umum. Rupanya peningkatan risiko kematian tersebut, terutama disebabkan oleh faktor obesitas yang terkait komplikasi penyakit mental.

"Sayangnya tidak banyak orang dengan penyakit mental serius yang melakukan perubahan gaya hidup terkait dengan penurunan berat badan. Sehingga kami ingin menunjukkan hal tersebut, bahwa penyakit mental tidak menghambat penurunan berat badan dan justru kondisinya akan semakin membaik jika berat badannya sehat," kata Dr. Gail Daumit, pemimpin studi.

Studi ini dipublikasikan secara online pada tanggal 21 Maret dalam New England Journal of Medicine dan dipresentasikan pada hari yang sama pada pertemuan American Heart Association, di New Orleans, seperti ditulis Everyday Health, Minggu (24/3/2013).

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar