Anak dengan Down Syndrome Bukan Anak Aneh yang Tak Bisa Apa-apa

Bookmark and Share
http://images.detik.com/content/2013/03/24/1301/140741_adrianmaulana.jpg 
Jakarta, Akibat kelebihan kromosom, anak terlahir dengan down syndrome. Perkembangan anak down syndrome (ADS) memang lebih lambat daripada anak-anak lainnya, namun bukan berarti mereka anak aneh yang tidak bisa apa-apa.

"ADS bukan berarti tidak bisa apa-apa atau tidak bisa berprestasi. Jangan anggap mereka aneh. Terbukti banyak ADS yang pintar menyanyi, berenang, dan kemampuan lainnya," ujar artis yang peduli ADS, Adrian Maulana.

Hal itu disampaikan dia usai senam sehat bersama keluarga sindroma down di Gelora Bung Karno, Jl Sudirman, Jakarta, Minggu (24/3/2013).

Adrian menyampaikan sindroma down bukanlah penyakit. Jika seseorang lahir dengan sindroma down maka situasi ini akan terus dijalaninya seumur hidup. Karena bukan penyakit, kondisi ini tidak bisa disembuhkan dengan obat.

"Seperti anak lainnya, mereka juga memiliki perasaan. Jadi mereka tidak perlu dijauhi, tapi doronglah mereka agar punya rasa percaya diri dan berprestasi," sambung Adrian.

Sindroma down ditemukan oleh dokter dari Inggris, John Langdon Down. Normalnya manusia memiliki 23 pasang kromosom sehingga secara total jumlahnya 46 kromosom. Pada anak sindroma down, kromosom 21 berlebih satu sehingga yang seharusnya sepasang malah ada tiga. Dengan demikian anak dengan sindroma down memiliki kromosom berjumlah 47, dan biasa disebut trisomi 21. Akibat kelebihan kromosom ini, mereka menjadi lemah dan pertumbuhan fisiknya lambat.

Belum diketahui apa penyebab sindroma down. Cara pencegahannya pun belum bisa diketahui.

Peringatan sindroma down dilakukan setiap tanggal 21 Maret. Dengan peringatan ini diharapkan masyarakat tahu dan melihat bahwa meski mereka dianggap tidak bisa apa-apa dan bahkan aneh, namun mereka tetap punya keistimewaan dan bahkan sama dengan anak normal lainnya.
sumber : http://health.detik.com

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar