Porsi Makan Anak Pengaruhi Tumbuh Kembangnya

Bookmark and Share
http://images.detik.com/content/2012/09/14/1345/porsicontent.jpg
Jakarta - Pedoman gizi yang direkomendasikan orang dewasa tentunya berbeda dengan kebutuhan gizi anak. Hal ini karena sistem pencernaan anak-anak lebih kecil dan belum banyak melakukan kegiatan yang menguras tenaga. Maka dari itu pemberian makanan juga harus dibedakan porsinya.

Menurut Juliette Kellow BSc RD, seorang ahli diet, memberikan makanan dalam porsi kecil sangat dianjurkan dan akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Diet rendah lemak juga direkomendasikan untuk anak-anak.

Sumber lemak yang diberikan bisa berasal dari daging, ikan dan susu. Namun jangan berikan susu skim untuk anak usia dua tahun. Bisa diberikan camilan bernutrisi seperti vitamin dan mineral yang terdapat pada cake, biskuit dan cokelat.

Anak-anak juga tidak dianjurkan makan makanan yang tinggi serat. Karena bisa menyebabkan si kecil makan dengan porsi banyak dan tidak dilengkapi dengan kalori dan nutrisi lainnya. Porsi makan yang berlebihan juga mempengaruhi tumbuh kembangnya.

Jika anak sudah memasuki usia sekolah sudah mulai bisa diberikan diet rendah lemak dan tinggi serat. Diet rendah lemak harus diberikan sejak anak usia 5 tahun, batasi konsumsi gula dan garamnya. Pastikan si kecil makan buah dan sayuran setiap hari seperti orang dewasa.

Anak bisa dengan mudah diberi makanan yang seimbang, untuk menurunkan risiko kelebihan berat badan dan obesitas. Bisa diberikan 4 kelompok makanan utama seperti roti, sereal, dan kentang yang merupakan sumber energi, serat, vitamin, dan mineral.

Selain itu juga ada buah dan sayur yang menyediakan serat, vitamin dan mineral serta sumber antioksidan. Susu baik untuk kesehatan tulang dan gigi si kecil. Yang terakhir adalah daging, yang mengandung protein, vitamin, dan mineral.
sumber : .detik.com/read/2012/09/14/181551/2020083/1345/porsi-makan-anak-pengaruhi-tumbuh-kembangnya?dthlutama

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar