Kerang Hijau di Jakarta Mengandung Logam Berat

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Kepala-Dinas-Kelautan-dan-Pertanian-DKI-Ipih-Ruyani.jpg

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinas Kelautan dan Pertanian DKI mewanti-wanti warga Jakarta agar tidak menkonsumsi kerang hijau yang dibudidayakan di Jakarta. Pasalnya, kerang hijau yang dibudidayakan di Jakarta sudah tercemar kandungan logam karena pantai utara Jakarta yang tidak lagi bersih.

Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian DKI, Ipih Ruyani, menjelaskan sebenarnya kerang hijau ini baik untuk membersihkan yang kotor-kotor didalam air. Namun bila yang dimakan kerang hijau itu adalah zat beracun seperti logam berat, maka sangat tidak disarankan untuk menkonsumsi kerang hijau yang mengandung logam berat.

"Kerang hijau dari hasil budidaya di perairan Jakarta sudah tidak aman dikonsumsi warga. Ini dikarenakan kerang hijau tersebut menyerap kandungan logam berat dan zat kimia dari perairan Jakarta yang tak lagi bersih dan banyak zat kimia," terang Ipih, Selasa (25/10/2011).

Menurutnya bila kerang hijau itu digunakan untuk membersihkan kualitas air sehingga bersih, sah-saha saja, asal jangan dikonsumsi. Dikatakannya, bila dikonsumsi dapat menyebabkan kanker, kerusakan pada organ tubuh, sampai kematian.

"Kerang hijau yang sudah terkontaminasi zat kimia sangat berbahaya jika dikonsumsi terus menerus. Kami tidak bisa melarang budidaya kerang hijau di Jakarta karena mempertimbangkan banyak aspek, satu diantaranya aspek sosial. Banyak dari mereka yang sudah mapan dengan pekerjaan budidaya kerang hijau," imbuhnya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar