Mereka berorasi dan mengajak mahasiswa yang bersantai di kampus masing-masing untuk ikut bergabung, untuk selanjutnya melanjutkan aksi ke halaman Rektorat. Spanduk panjangnya dua meter terbentang dan pengunjuk rasa lainnya seraya membagikan selebaran.
"Kalau saat ini kita tetap diam, maka akan berada dalam titik miris kacaunya demokrasi kampus. Dan menjadi perjalanan terburuk sebuah gerakan mahasiswa di Unlam, dan mahasiswa harus bertanggung jawab atas hal tersebut," teriak seorang demonstran dari FKIP Unlam.
Awalnya belasan aktivis itu mengajak mahasiswa Fakultas Hukum untuk bergabung, sayangnya tidak ada seorang pun dari mahasiswa yang bersantai di kampus untuk ikut aksi itu. Malahan Pembantu Dekan III, Fakultas Hukum meminta agar pengunjuk rasa haruslah ada pemberitahuan dan izin melakukan unjuk rasa terlebih dulu kepada pihak fakultas. (*)
{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }
Posting Komentar