Polri Minta Bantuan Cari "Video Mesum DPR"

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/04/25/152415_aria-bima-memberi-keterangan-pers-terkait-skandal-video-porno_300_225.jpg
VIVAnews -- Markas Besar Kepolisian telah menyatakan akan menyelidiki kasus beredarnya video mesum mirip anggota DPR RI. Namun, ada kesulitan besar yang dihadapi, polisi belum mendapatkan video tersebut.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution bahkan mengaku, butuh bantuan wartawan untuk mencari rekaman tak senonoh itu. "Saya butuh video akuratnya untuk melihat apakah video ini asli atau tidak," kata dia dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis 26 April 2012.

Sebelum barang bukti didapatkan, Saud mengemukakan bisa jadi video yang beredar saat ini adalah hasil dari rekayasa. "Kami butuh video ini makanya rekan-rekan media kalau punya data nanti bantu kami," cetusnya.

Mantan Kepala Densus 88 anti teror itu menegaskan bagi pihak yang dapat memberikan video asli Polri tidak akan terkena pasal penyebaran. Justru mereka telah membantu kepolisian. "Kami tanpa informasi dari masyarakat kan tidak bisa," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Boy Rafli Amar menjelaskan, penyebaran tersebut termasuk kejahatan cyber. Penyelidikan nantinya akan dimulai dengan siapa orang pertama yang mengunggah video tersebut ke dunia maya.

Beredarkan foto dari video adegan seks yang beredar di internet menggegerkan publik. Sebab, pemerannya menyerupai anggota DPR RI.

Wakil Ketua Komisi VI dari Fraksi PDI Perjuangan Aria Bima membantah keras dirinya sebagai pemeran pria dalam video mesum "anggota DPR." Aria akan menuntut situs yang pertamakali menyebar video ini dan menyeret namanya. "Yang saya tuntut itu, kilikitik.net," kata Aria Bima di gedung DPR, Jakarta, Rabu 25 April 2012.

Bantahan juga datang dari Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, yang putrinya KMN disebut-sebut sebagai pemeran perempuan. (adi)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar