Politik Anas Kritik Politisi Terlalu Banyak Bicara

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/04/26/152541_athiyyah-laila--istri-anas-urbaningrum-di-kpk_300_225.jpg
VIVAnews -- Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengkritik politisi yang terlalu banyak bicara. Dia mengatakan, politisi yang terlalu banyak bicara biasanya tidak dapat bekerja dengan baik.

"Politisi itu harus banyak bekerja, bukan banyak bicara. Yang bicaranya banyak tapi menyerang, itu yang merepotkan rakyat dan partainya," kata Anas saat melakukan kunjungan di Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Selasa 1 Mei 2012. Peringatan ini disampaikan kepada para kader yang saat ini tengah bekerja di masing-masing daerah pemilihannya.

Anas menambahkan, politisi yang diharapkan oleh rakyat adalah politisi yang terus bekerka keras."Saya harapkan kader-kader di Jawa Barat orientasinya kerja keras. Tentu politisi harus bicara, kalau tidak bicara tidak bisa mengekspresikan gagasan-gagasannya, apa yang ingin dituju, tapi harusnya kerjanya lebih banyak daripada bicaranya, kalau begitu politisi akan dinilai baik di mata rakyat," kata dia.

Selain itu, Anas juga mengakui bahwa ada satu atau dua kader Demokrat yang menjabat sebagai anggota DPR terlalu banyak bicara.

"Dalam penilaian saya anggota DPR dari Demokrat, bagus kerjanya, DPRD bagus. Yang belum bagus ada satu dua, yang tidak bagus itu harus mencontoh yang sudah bagus," lanjutnya.

Anas juga menghimbau kepada kader-kadernya yang mendapat kritikan dan cacian agar tetap bekerja keras. "Apakah dipuji, apakah dikritik teruslah bekerja. Dikritik, cacian, serangan kita jawab saja dengan kerja keras. Jadi kita buktikan apapun kritikan dan cacian itu, manfaatnya lebih kecil dari kerja keras kita," kata dia.

Soal Pemilu 2014 yang tinggal dua tahun lagi, Anas meminta itu belum waktunya dipikirkan. "Kalau bekerja yang terbaik, tidak perlu berfikir 2014, kampanye paling baik adalah kerja keras 5 tahun. Karena kerja, kerja dan kerja adalah kampanye yang paling baik, kampanye tidak selalu banyak omong, gambar-gambar dipajang, kampanye yang baik adalah kerja keras. Politik itu tidak bisa sistem kebut semalam, harus 5 tahun kerja keras. Kita contoh Pak SBY karena dalam situasi apapun beliau kerja keras," kata dia. (sj)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar