Pembubaran Diskusi Salihara Versi Kapolres

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/08/03/118622_teater-salihara_300_225.jpgVIVAnews- Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Imam Sugianto mengatakan bahwa diskusi dan peluncuran buku "Iman, Cinta dan Kebebasan" oleh Irshad Manji dibubarkan oleh kepolisian karena penyelenggara tidak memiliki izin untuk menggelar acara itu.

"Paling tidak memberitahukan bahwa ada kegiatan tersebut. Kalau ada pemberitahuan nanti kami koordinasikan bagaimana pengamannya. Yang pasti bahwa kami tidak dapat pemberitahuan," ujar Imam saat dihubungi VIVAnews, Sabtu 5 Mei 2012.

Pemberitahuan itu, katanya, sangat penting karena ada warga negara asing yang menjadi pembicara. Polisi, wajib menjamin keamanannya di Indonesia.

"Saya sempat bentak-bentakan dengan pemilik Salihara, saya bilang yang tahu keamanan diwilayah Jakarta Selatan ini saya, kalau ada apa-apa dengan orang yang hadir disini bagaimana? Ini juga menyangkut keselamatan warga negara asing itu," jelas Imam.

Untuk itu, kata Imam, cara satu-satunya adalah pembubaran acara tersebut. Kemudian Irshad Manji dikawal kembali ke hotel tempat dia istirahat. Sementara itu, untuk pemilik Salihara, lanjut dia sudah dimintai keterangan.

Selain pemilik, pihak sponsor yang mendatangkan Irshad Manji juga diperiksa. "Sponsor yang mendatangkan juga kami tanya apakah sudah ada pertimbangan keamanan atau belum menghadirkan dia ke tempat itu,"  ujarnya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar