Ini Perusahaan Pemesan 30 Sukhoi Superjet

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/05/09/154342_sukhoi-superjet-100_300_225.jpg
VIVAnews - Indonesia ternyata salah satu pemesan pesawat penumpang Sukhoi Superjet100. Pesawat itu sama dengan yang hilang kontak di wilayah Bogor, Rabu 9 Mei 2012.

Pada Kamis, 27 Oktober 2011, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti pernah mengatakan bahwa Indonesia memesan sekitar 30 pesawat Superjet100. Pesawat yang akan digunakan untuk penerbangan sipil ini rencananya mulai dikirim 2013 mendatang.

Herry mengatakan, saat itu sudah ada beberapa perusahaan yang memesan, yaitu Kartika Airlines memesan 20 pesawat dan Sky Aviation 12 pesawat. "Kami harapkan Rusia melihat pasar Sukhoi di Indonesia cukup bagus," kata Herry di sela-sela Pertemuan Ekonomi Tingkat Tinggi antara Indonesia dengan Rusia, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta , waktu itu.

Tipe yang dipesan, kata Herry, adalah pesawat dengan kapasitas 100 penumpang, sehingga tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.

Pesawat ini sebenarnya belum lama diproduksi. Saat itu pesawat tengah menunggu sertifikasi The International Air & Shipping Association (IASA). Bila telah menerima, pesawat ini baru bisa dijual. "Sebelum masuk Indonesia kami juga akan melakukan validasi," katanya.

Meskipun pesawat sudah dibuat dengan standar yang benar, sebagai pesawat baru bisa saja memiliki cacat bawaan atau baby sickness. "Baby sickness ini pasti ada, itu berlaku di seluruh dunia, baik buatan Eropa, Amerika, maupun yang lain," katanya.

Karena itu, Herry berharap agar ada kerjasama produksi antara Rusia dengan Indonesia, melalui pembangunan pabrik suku cadang. "Ini bisa dikerjakan dengan menggandeng PT Dirgantara Indonesia," ujarnya.

Sukhoi Superjet100 jenis penumpang tiba-tiba hilang kontak di wilayah Gunung Salak, Bogor. Pesawat itu lepas landas dari Landasan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu 9 Mei 2012.

Pesawat yang membawa 44 penumpang hilang saat melakukan demonstrasi terhadap sejumlah calon pembeli dan wartawan Indonesia. (eh)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar