Dibubarkan Polisi, Promosi Bagus Buku Irshad

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/11/07/99103_pentas-teater-koma--rumah-pasir-_300_225.jpg
VIVAnews - Pembubaran diskusi buku Irshad Mandji yang berjudul 'God, Liberty and Love' di Komunitas Salihara, Jakarta, pada Jumat malam 4 Mei 2012, dianggap sebagai awal yang bagus. Sebab, peristiwa pembubaran yang dilakukan oleh kepolisian itu justru menjadi ajang promosi buku feminis karya penulis Kanada itu.

"Peristiwa pembubaran tadi malam itu saya kira malah jadi promosi yang paling bagus untuk buku itu," ujar anggota Majelis Etik Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Endi M Bayuni, dalam diskusi di Sekretariat AJI Jakarta, Jalan Kalibata Timur IV G, Jakarta, Sabtu, 5 Mei 2012.

Menurut dia, setelah pembubaran itu, ramai diberitakan, profil Irshad Manji justru akan diketahui banyak orang. "Saya yakin orang-orang pada malam itu akan langsung mencari tahu, siapa Irshad Manji sebenarnya," kata Endi.

Endi menyebut Irshad sebagai sosok penulis yang berprinsip dan punya keberanian. Hal tersebut tercermin dalam dua buku karya Irshad, yaitu The Trouble of Islam dan God, Liberty and Love. Pada buku pertama, Irshad bercerita perjalanan hidupnya, serta bagaimana dirinya dibesarkan oleh keluarga Muslim imigran di Kanada.
Pada buku itu, Endi melanjutkan, juga terdapat pandangan bahwa setiap orang bisa saja memiliki pemahaman yang berbeda mengenai Islam. Menurut dia, Islam tak terdiri atas dua mazhab besar, yakni Sunni dan Syiah.

Acara diskusi di kantor AJI Jakarta tetap berlangsung kendati Front Pembela Islam (FPI) mengancam akan membubarkannya. Acara diskusi yang membahas soal media dan peliputan agama dijaga oleh anggota Banser serta aparat kepolisian. Diskusi tetap berjalan hingga selesai selama satu setengah jam.

Sebelumnya, Jumat malam kemarin, polisi membubarkan acara diskusi dan bedah buku "God, Liberty and Love" yang dihadiri oleh Irshad Manji. Alasannya, demi alasan keamanan. Organisasi massa seperti Front Pembela Islam menentang acara diskusi dan bedah buku tersebut digelar. Akhirnya, Irshad dievakuasi keluar oleh pihak kepolisian. (art)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar