Bom Yogya, Polisi Periksa Penjual Ketoprak

Bookmark and Share
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/04/21/109467_personel-gegana-bawa-robot-penjinak-bom_300_225.jpg

VIVAnews - Sebuah bom meledak di halaman Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Selasa 17 April 2012 kemarin. Ternyata, bom meledak tepat di belakang penjual ketoprak Jakarta dan nasi lengko yang sedang mangkal bernama Yanto. Polisi pun meminta Yanto memberikan keterangan.

"Pak Yanto jadi saksi. Itu dia dagang masih berada di area pagar halaman Stadion Mandala Krida Yogyakarta, terjadi ledakan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol M Taufik dalam konfrensi pers di Jakarta, Rabu 18 April 2012.

Setelah melakukan olah TKP, tim kepolisian akhirnya menemukan sejumlah barang bukti antara lain, kabel sepanjang 8 meter, aki, serpihan pipa besi, kemudian kabel-kabel yang diduga alat mentransfer listrik. Kemudian, hasil investigasi ledakan yang bersifat low explosive.

"Jadi ledakan rendah. Dari tim Gegana Polda Yogya lakukan penyelidikan dan olah TKP. Terkait masalah apa dan kasus itu masih kami kembangkan," terangnya.

Taufik mengemukakan saksi yang paling dekat dengan ledakan itu adalah Yanto. Namun demikian, sejauh ini tidak ada korban dan kerusakan yang parah. "Untuk pelakunya sendiri, kami belum berhasil mengamankan," ujarnya.

Taufik mengakui peristiwa ledakan terjadi bersamaan dengan sidang Ketua Front Pembela Islam (FPI). Jarak antara ledakan dengan Pengadilan Negeri Yogyakarta sendiri diketahui hanya 100 meter.

"Apakah ini ada kaitannya dengan pelaksanaan sidang FPI, kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut," ucapnya. (umi)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar