6 Remaja di Garut Menjadi Korban Kekerasan Geng Motor

Bookmark and Share
Garut, Enam orang remaja di Garut menjadi korban keganasan geng motor. Akibatnya, mereka mengalami luka di sekujur tubuhnya akibat benda tajam dan tumpul.

Enam orang remaja itu adalah Yoga Swara (15) dan Dea (14) warga Bayongbong Garut. Feri Aprian (24), Nandar (25), Arif (24) dan Pramuji (25) warga Kampung Cihuni, Desa Cihuni, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Menurut kakak korban Yoga dan Dea, Yadi (20) bahwa kedua adiknya tersebut baru pulang dari sekolah akan pulang ke rumahnya di Bayongbong. Tiba-tiba mereka dihampiri beberapa orang gerombolan bermotor yang menggunakan empat sepeda motor di Jalan Pembangunan Kecamatan Tarogong Kidul Garut. Mereka langsung menghajar dan menyabet samurai ke arah keduanya hingga tak berdaya.

"Jadi mereka menyerang adik saya tanpa alasan yang jelas," ujar Yadi kepada wartawan di RSU dr Slamet Garut, Rabu (2/5/2012) petang.

Sementara itu empat korban lainnya menjadi korban berandalan bermotor persis di tempat tinggal korban di Kampung Cihuni, Kecamatan Sukawening.

Menurut Feri Aprian salah seorang korban saat itu dirinya bersama 3 orang rekannya sedang ngobrol didepan rumah, tiba-tiba beberapa orang pemuda yang tidak dikenalinya datang menghampiri dan tanpa banyak bicara langsung melakukan penganiayaan dengan mempergunakan sejata tajam golok.

"Padahal kami tak punya masalah apa-apa," jelas Feri Aprian.

Kapolres Garut, AKBP. Enjang Hasan Kurnia membenarkan kedua kasus penganiyaan yang diduga dilakukan oleh gerombolan bermotor di dua lokasi berbeda.

"Kami masih mendalami kasusnya dan melakukan pengejaran para tersangka," ungkapnya.

Sementara kata Enjang pihaknya telah mengamankan 2 unit sepeda motor dan puluhan botol miras yang diduga diminum sebelum aksi brutal tersebut dilakukan.

"Kami minta do'anya saja agar para tersangka dapat segera kami tangkap ", pungkasnya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar