Tifatul: "Reshuffle" seperti Malaikat Pencabut Nyawa!

Bookmark and Share
http://assets.kompas.com/data/photo/2010/06/17/0851086620X310.JPG

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah isu reshuffle menimpa menteri-menteri Partai Keadilan Sejahtera (PKS), politisi PKS, Tifatul Sembiring, mengaku tak gentar dan siap menghadapi isu perombakan tersebut jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memang menghendaki dan memutuskannya. Ia mengaku pasrah lantaran itu adalah kewenangan mutlak seorang presiden.

Siap tidak siap, itu seperti malaikat pencabut nyawa. Tidak perlu lagi dilihat harus bagaimana menghadapinya.
-- Tifatul Sembiring

"Saya enggak takut, karena itu murni hak prerogatif presiden," ujar Tifatul, Sabtu (7/4/2012), usai peluncuran buku biografi "Sepanjang Jalan Dakwah Tifatul Sembiring" di Jakarta.

Ia menegaskan, jalan hidup manusia sudah diatur Allah SWT sehingga manusia tinggal menjalaninya.

"Allah SWT sudah menetapkan saya jadi tukang parkir, penunggu sandal atau jadi menteri, itu Allah sudah tetapkan. Jadi, jalankan saja, buat apa ditakutkan," ujar Tifatul.

Menteri yang kerap gemar berpantun ini juga menganalogikan reshuffle layaknya malaikat pencabut nyawa.

"Siap tidak siap, itu seperti malaikat pencabut nyawa. Tidak perlu lagi dilihat harus bagaimana menghadapinya," ucap Tifatul.

Wacana reshuffle mengemuka tatkala PKS sebagai partai koalisi pendukung pemerintah menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Sikap itu dinilai melanggar kesepakatan koalisi tentang tata etika. Di dalam poin kelima kesepakatan koalisi, anggota koalisi yang tidak sepakat dengan kebijakan strategis pemerintah dianggap mengundurkan diri dari koalisi.

"Manakala parpol yang bersangkutan tidak mengundurkan diri, pada hakikatnya kebersamaannya dalam koalisi partai telah berakhir," demikian petikan poin kelima kesepakatan koalisi.

Akibatnya, tiga posisi menteri PKS, yakni Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Sosial, dan Menteri Pertanian terancam diganti. Namun, hingga kini Presiden Susilo Bambang Yudhono masih belum mengambil sikap terkait pro dan kontra sikap PKS dalam koalisi itu.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar