Tifatul: PKS Harus Tenang, Harus "Cool"...

Bookmark and Share
http://assets.kompas.com/data/photo/2011/02/28/1708393620X310.JPG

JAKARTA, KOMPAS.com Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga kini masih belum bisa menentukan sikap, yaitu akan mengundurkan diri atau tidak dari koalisi parpol pendukung pemerintah pascamenentang kebijakan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Kendati dituntut banyak pihak agar PKS keluar dari koalisi, PKS bergeming.

Kita sepakat jangan meladeni provokasi, termasuk dengan berita-berita provokatif. Kita harus tenang, harus cool.
-- Tifatul Sembiring

Menteri Komunikasi dan Informatika yang juga politisi PKS, Tifatul Sembiring, mengatakan, partainya sepakat untuk tetap tenang.

"Kita sepakat, jangan meladeni provokasi termasuk dengan berita-berita provokatif. Kita harus tenang, harus cool," ungkap Tifatul, Sabtu (7/4/2012), dalam peluncuran buku biografinya di gedung Indosat, Jakarta.

Ia mengatakan, mulai dari Dewan Pimpinan Wilayah sampai Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sepakat menyerahkan semuanya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Presiden harus kita hormati, siapa pun dia. Jangan rendahkan Presiden, beliau adalah pemimpin kita yang punya plus dan minusnya," kata Tifatul.

Mantan Presiden PKS ini juga enggan berkomentar soal sikap PKS yang menentang pemerintah dalam hal kebijakan kenaikan BBM kendati merupakan partai koalisi.

"Intinya, BBM tak jadi naik kan, karena ingin menyejahterakan rakyat," tuturnya.

Wacana PKS keluar koalisi, tambah Tifatul, sebenarnya hanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak terlibat dalam penandatanganan kontrak koalisi.

"Saya terlibat langsung dalam kontrak, karena saya ini Presiden PKS. Sementara Pak Presiden belum bicara soal itu," tukasnya.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar