Nono: Mau dari TNI AL, Geng Motor Tetap Ditindak!

Bookmark and Share
http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/02/1839317620X310.jpg

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus kebrutalan geng motor yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu menjadi pekerjaan rumah tersendiri yang harus diselesaikan para pemimpin masyarakat, termasuk bagi bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

Siapapun yang melanggar, mau dari Angkatan Laut atau angkatan mana saja harus ditindak.

Letjen TNI AL (purn) Nono Sampono, bakal calon wakil gubernur yang mendamping Alex Noerdin mengungkapkan keseriusannya membenahi bidang keamanan dan ketertiban di ibukota. Jika berhasil memimpin Jakarta, mantan Komandan Pasukan Pengaman Presiden tersebut secara tegas mengungkapkan tak pandang bulu bagi pelanggar hukum.

"Siapapun yang melanggar, mau dari Angkatan Laut atau angkatan mana saja harus ditindak. Siapapun juga hukum harus ditegakkan," tegasnya kepada wartawan di sela-sela pengobatan gratis PDS di Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (14/4/2012).

Ia mengungkapkan, permasalahan geng motor terkait erat dengan permasalahan premanisme dan kriminal. Pria yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Basarnas itu telah mempersiapkan langkah-langkah sistematis untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dalam waktu satu tahun.

"Menanggulangi premanisme dan anarki itu tugas khusus Pemda, terutama tindak preventif, kita punya strategi, perlu ada tindakan hukum, kalau memang melanggar hukum," tegasnya.

Sekitar 200 orang pria bersepeda motor berbadan tegap melakukan aksi penganiayaan di delapan lokasi berbeda pada Jumat dini hari. Setidaknya 8 orang terluka, dan satu orang tewas dalam peristiwa tersebut. Sementara pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar