KPUD DKI: Aksi Geng Motor Tak Terkait Pilkada

Bookmark and Share
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Geng-Motor-Kartun.jpg
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi anarkis geng motor terjadi menjelang warga Jakarta memilih pemimpinnya. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta belum melihat adanya keterkaitan aksi tersebut dengan Pilkada DKI Jakarta.

"Kalau berkaitan dengan Pilkada saya rasa tidak ada ya," kata Ketua Pokja Pemilih KPUD DKI Jakarta, Aminullah di Jakarta, Selasa (17/4/2012).

Menurut Aminullah, aksi geng motor tersebut masuk dalam persoalan ibukota. Ia pun berharap kasus tersebut tidak berdampak pada pemilihan gubernur.

"Rasa aman itu penting agar masyarakat mau menggunakan hak pilihnya," tuturnya.

Aminullah pun menyatakan sejauh ini aksi geng motor itu tidak mengganggu kinerja KPUD seperti pemuktahiran data serta verifikasi faktual calon independen.

Sebelumnya pada 31 Maret 2011 telah terjadi penganiayaan terhadap staf khusus Panglima Armada RI kawasan barat (Armabar), Kelasi Arifin Siri di Jalan Benyamin Sueb Pademangan Timur, Jakarta Utara.

Arifin tewas setelah dikeroyok sejumlah orang yang diduga kuat merupakan geng motor. Efek dari tewasnya Arifin
pada 7 April 2012 di SPBU Shell, Jalan Danau Sunter Utara, Jakarta Utara, puluhan pria bersepeda motor menyerang kelompok orang di Jalan Danau Sunter Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Akibatnya satu orang tewas dan dua orang mengalami luka berat akibat benda tajam.

Kemudian kejadian penyerangan serupa berlanjut pada 8 April 2012 di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam peristiwa ini, empat orang mengalami luka bacok setelah diserang kelompok orang bersepeda motor. Para penyerang tersebut memiliki menandai mukanya dengan mencoreng pipinya dengan cat warna putih.

Dari dua peristiwa setelah tewasnya Arifin, polisi sementara menyimpulkan bahwa penyerangan tersebut memiliki keterkaitan dan diduga kuat sebagai bentuk balas dendam.

Meskipun, polisi sudah menetapkan pemuda bernama Joshua sebagai tersangka, ternyata penyerangan tersebut berlanjut. Ratusan pria dengan menggunakan sepeda motor melakukan aksi brutal pada Jumat (13/4/2012) dini hari.

Akibatnya beberapa orang terluka. Selain itu, ada dua anggota TNI yang tertembak orang tak dikenal pada saat geng motor beraksi di Jalan Pramuka.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar